Breaking News:

Kalah Peringkat Pariwisata, Menko Luhut: Kita Kurang Menjual Destinasi Wisata

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Indonesia dari segi alam pariwisata semestinya tidak bisa dikalahkan dari negara ASEAN.

https://www.pu.go.id/
infrastruktur pada setiap Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Indonesia dari segi alam pariwisata semestinya tidak bisa dikalahkan dari negara ASEAN.

Berdasarkan data World Economic Forum di ASEAN, Thailand rupanya menempati posisi pertama dalam segmen alam dan petualangan.

Baca juga: Luhut: 2023 Indonesia Mulai Bisa Produksi Baterai Lithium

Baca juga: Panggil Pejabat KKP, Luhut Minta Program Kementerian Tetap Berjalan

"Tidak mungkin Thailand lebih indah dari kita, tapi kita kurang jual Indonesia. Itu gak mungkin saja. Saya cukup banyak keliling dunia. Kita lihat Labuan Bajo, Mandalika, Bali, Toba memiliki banyak spot tapi persoalannya kita kurang menjual," ucap Luhut dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Pengembangan Lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Jumat (27/11/2020).

Menurutnya, hambatan Indonesia kalah saing dengan Thailand karena masalah infrastruktur, promosi hingga keramahtamahan.

Menko Luhut menekankan pentingnya kekompakan koordinasi untuk menggenjot sektor pariwisata RI di kancah global.

"Kita harus bisa menandingi negara-negara kompetitor di Asia Tenggara. Kita harus dorong itu jangan hanya bicara perbedaan saja karena hidup rakyat dari sini. Ini lapangan kerja," tutur dia.

Luhut menyoroti kebudayaan Indonesia bahkan kalah dari Thailand.

"Masa kebudayaan kita bisa kalah. Ndak ada lah cerita itu. Jadi jangan lagi kebencian yang kita tampilkan, kita harus ajarkan keramahtamahan, ketenangan, dan memberikan kesan datang ke Indonesia dijamin aman," bebernya.

Kemudian dari segi kuliner, Filipina mengalahkan Indonesia menurut laporan CNN.

Menko Luhut menilai Indonesia sudah memiliki ragam jenis kuliner yang semestinya tidak bisa dikalahkan.

"Ini kita hanya kurang promosi, kuliner sangat banyak kita punya," urai Jenderal Kopassus bintang empat tersebut.

Dalam segi kesehatan, pemerintah Indonesia juga sangat konsisten menghadirkan rumah sakit bertaraf internasional.

"Saya Pak Menteri BUMN (Erick Thohir) juga kerja keras ada Mayo Clinic akan masuk, John Hopkins, ada mana saja total ada empat hospital di Bali, Jakarta, dan Medan," ucap Luhut.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved