Breaking News:

Bos BRGM: Merestorasi Lahan Gambut Nggak Gampang

Menurut Hartono, menyelesaikan persoalan gambut butuh melibatkan banyak pihak.

IST
Sertijab Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Selasa (29/12/2020). 

Terkait fokus lembaganya yang kini tidak hanya mengenai restorasi gambut, Kepala BRGM yang baru saja dilantik, Hartono mengatakan bahwa pada beberapa lokasi, ekosistem gambut memang terhubung dengan mangrove.

Sehingga perlindungan terhadap mangrove, tentunya akan melindungi pula ekosistem gambut.

Oleh karena itu, ia menegaskan pihaknya perlu memahami secara baik terkait karakteristik kedua ekosistem ini.

"Kerusakan terjadi karena pemanfaatan yang tidak sesuai dengan karakteristik gambut dan mangrove. Apalagi baik gambut dan mangrove juga menjadi bagian dari ekosistem yang sangat perlu dilindungi," kata Hartono, dalam keterangan resminya setelah resmi dilantik, Rabu (23/12/2020) lalu.

Laki-laki yang akrab disapa Pak Har ini pun mengaku siap bersinergi dengan berbagai pihak termasuk Kementerian maupun lembaga (K/L) serta Pemerintah daerah (Pemda) dalam melakukan pemulihan gambut dan mangrove.

"BRGM siap bersinergi dengan Kementerian terkait dan Pemda serta para pihak lain, utamanya masyarakat yang selama ini sudah menunjukkan kesadaran yang makin baik," jelas Hartono.

Hartono memang bukan orang baru di lingkungan BRG, sebelumnya ia menjabat sebagai Sekretaris BRG.

Sebelum bergabung di lembaga itu, dirinya pernah bertugas di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Laki-laki berusia 58 tahun yang lahir di Ngawi, Jawa Timur itu pun pernah menangani rehabilitasi hutan dan lahan serta pengelolaan konservasi di Indonesia.

Sementara itu, mantan Kepala BRG Nazir Foead yang baru saja purna tugas pun mengucapkan selamat terkait pelantikan terhadap 'rekan seperjuangannya' itu.

Halaman
123
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved