Breaking News:

Cegah Penyebaran Covid-19 di Rumah, Cat Antibakteri Bisa Jadi Pilihan untuk Warna Interior

Kandungan Silver Ion sudah terbukti menjadi salah satu pertahanan yang efektif melawan berbagai kuman penyakit yang berupa bakteri dan virus

dok Mowilex
Konferensi pers pengenalan cat antibakteri dari Mowilex. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jika Anda saat ini sedang berniat mengecat ulang dinding rumah, penggunaan cat dengan kandungan antibakteri direkomendasikan untuk mencegah penulara virus Covid-9 di masa pandemi ini selain juga tetap menerapkan disiplin pada protokol kesehatan.

“Seri produk baru ini dibekali dengan Silver Ion AG+ yang 99,9 persen efektif melawan kuman penyakit, terutama virus, dan bakteri penyebab infeksi,” ujar Novina Tjahjadi, Direktur dan Head of R&D PT Mowilex Indonesia di acara pengenalan rangkaian cat antibakteri Mowilex di Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Untuk seri cat antibakteri ini, Mowilex merilis tiga produk baru, masing-masing Emulsion Satin, Emulsion Gloss, dan Cendana Antibacterial.

Ketiga produk ini diklaim mampu memberikan tampilan akhir berbeda. Misalnya Emulsion Satin, memiliki tampilan akhir halus dan mewah, Emulsion Gloss bertekstur mengkilap, sedangkan Cendana memiliki tampilan akhir bebas kilap dengan harga yang lebih ekonomis.

“Dalam kondisi pandemi yang serba mengkhawatirkan, kami ingin ikut terlibat dalam upaya mengurangi
risiko tertular virus Corona,” ujarnya.

Kandungan Silver Ion sudah terbukti menjadi salah satu pertahanan yang efektif melawan berbagai kuman penyakit yang berupa bakteri dan virus.

Hasil tes laboratorium independen berskala internasional menunjukkan silver ion dapat membunuh bakteri Staphylococcus aerus dan Escherichia coli (JIS Z 2801: Test for Antibacteria Activity dan Efficacy).

Baca juga: Indonesia Tetap Tujuan Investasi Menarik, Mowilex Lanjutkan Pembangunan Pabrik Baru di Cikande

Silver ion juga efektif membunuh Human Coronavirus CoV-OC43 dan Eterovirus EV-A471, berdasarkan hasil test pengukuran aktivitas antivirus pada plastik dan permukaan tidak berpori lainnya (ISO 21702:2019).

Coronavirus CoV-OC43 yang digunakan dalam test antivirus tersebut mirip dengan virus penyebab penyakit pernapasan -Severe Acute Respiratory Syndrom Coronavirus 2 (SARS COV-2).

Halaman
123
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved