Breaking News:

AS Akan Larang Ekspor Produk Teknologi dengan Kategori Sensitif ke China

Pemerintahan Amerika Serikat (AS), disebut sedang melakukan finalisasi kebijakan baru terkait larangan ekspor

net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintahan Amerika Serikat (AS), disebut sedang melakukan finalisasi kebijakan baru terkait larangan ekspor produk teknologi ke China.

Mengutip dari laman situs Reuters pada Kamis (18/2/2021), Pemerintah AS akan melarang berbagai produk teknologi negaranya ke China.

Menurut seorang pejabat senior Pemerintah AS, larangan beragam produk teknologi ini untuk produk yang dinilai sensitif dan mampu membuat kemampuan militer China berkembang.

"Kami perlu menegaskan bahwa tidak akan memasok teknologi yang masuk kategori sensitif, agar tidak dimanfaatkan oleh China untuk kepentingan mereka," kata pejabat senior Pemerintah AS.

Baca juga: Presiden AS Joe Biden: China akan Hadapi Dampak Pelanggaran Hak Asasi Manusia

Meski begitu, tidak dijelaskan secara detail produk teknologi yang masuk dalam kategori sensitif dan dilarang untuk dikirim ke China.

Selain kebijakan larangan ekspor, pemerintahan AS juga belum berencana mencabut kebijakan tarif pajak impor yang sempat digelontorkan oleh presiden AS sebelumnya yaitu Donald Trump.

Kebijakan tarif pajak impor ini, akan diulas oleh Pemerintahan Joe Biden secara intensif terlebih dahulu sebelum nantinya menjadi keputusan yang absolut.

Baca juga: China Dituduh Pihak yang Pertama Kali Sebarkan Konspirasi Mengenai Covid-19

Bila melihat kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah AS, membuat suasana perang dagang antara negeri Paman Sam dengan China masih terlihat panas.

Pejabat senior Pemerintah AS juga menjelaskan, Pemerintahan Bieden sebenarnya tidak mengkritik sikap keras terhadap China, melainkan strategi untuk menetapkan segala kebijakan perdagangan atas nama Trump sendiri.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved