Breaking News:

Ketika Para Menteri Jokowi Belanja Produk Kreatif Khas Danau Toba

Menteri Keuangan Sri Mulyani membeli bumbu Andaliman Mangintir produksiartisanal Marandus Sirait.

TRIBUN MEDAN/Riski Cahyadi
Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti berfoto dengan latar belakang Danau Toba, di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Kamis (12/3/2020). TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para menteri Kabinet Indonesia Maju berbelanja produk kreatif lokal atau artisanal dalam ajang Beli Kreatif Danau Toba (BKDT).

Mereka diantaranya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Menko Luhut membeli produk Dame Ulos dari artisanal Renny Katrina Manurung.

“Saya pesankan kepada Renny supaya menggunakan pewarna alami yang berasal dari tanam-tanaman endemik. Karena penting bagi kita menjaga lingkungan,” kata Luhut, akhir pekan kemarin.

Baca juga: Luncurkan Beli Kreatif Danau Toba, Presiden Jokowi: Kain Ulos dan Kopi Sidikalang Sudah Mendunia

Sementara Menteri Keuangan Sri Mulyani membeli bumbu Andaliman Mangintir produksiartisanal Marandus Sirait.

“Karena wanita sukanya didapur saya beli bumbu Andaliman,” kata Menkeu.

Baca juga: Beli Kreatif Danau Toba Fair 2021, Upaya Bangkitkan Produk Lokal

Kemudian Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, yang juga pencinta kopi ikut memborong kopi khas Sidikalang dari Koperasi Kopi Cimata Makmur Dairi. 

Produk artisanal IR IR Songket Deli dibeli Gubernur BI Perry Warjiyo. Menparekraf Sandiaga Uno membeli seluruh produk kreatif tersebut.

“Kita mendukung para pelaku ekonomi kreatif dengan membeli produknya. Ini bentuk sinergi yang baik untuk sukses kampanye Beli Kreatif Danau Toba,” ucap Sandiaga.

“Kami sampaikan terimakasih kepada Bank Indonesia atas dukungan aktivasi QRIS, Kementerian Keuangan atas dukungan pendampingan keuangan usaha, perpajakan, dan persiapan ekspor, Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan JP hub nya, serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah," ujarnya.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved