Breaking News:

Penanganan Covid

Melalui Program Vaksin Gotong Royong, Swasta Dapat Jatah 3,5 Juta Dosis

Erick Thohir, akan memberikan 3,5 juta dosis vaksin kepada pihak swasta melalui program vaksin gotong royong.

zoom-inlihat foto Melalui Program Vaksin Gotong Royong, Swasta Dapat Jatah 3,5 Juta Dosis
WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Tenaga kesehatan sedang memberikan vaksin Covid 19 kepada orang lanjut usia di puskesmas Pondok Pinang, Jalan Ciputat Raya, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Selasa(23/2/2021). Puskesmas melayani vaksin untuk manula umum mulai hari Senin-jumat pukul 8-14.00 untuk 75-80 orang per-hari. (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bambang Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, akan memberikan 3,5 juta dosis vaksin kepada pihak swasta melalui program vaksin gotong royong.

Hal tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pihak swasta, yang ingin mengadakan program vaksinasi untuk para karyawannya.

Sebagai informasi, Pemerintah saat ini tengah menyiapkan dua program vaksin. Yaitu program vaksin gratis dan vaksin gotong royong.

Baca juga: Berbagai Tokoh Lintas Agama Jalani Vaksinasi Covid-19 di Masjid Istiqlal

Program vaksin gotong royong merupakan program vaksin Pemerintah yang diselenggarakan secara gotong royong melalui perusahaan-perusahaan swasta di Indonesia.

"Vaksin gotong royong gratis juga, tapi kita kasih kesempatan kepada pihak swasta yang ingin mengadakan dan membagikan secara gratis para pekerja yang sudah loyal pada perusahaan tersebut," jelas Menteri Erick dalam paparannya seputar vaksin secara daring, Selasa (23/2/2021).

"Untuk vaksin gotong royong di Maret ini kita upayakan akan dapat 3,5 juta vaksin," lanjutnya.

Saat ini, Pemerintah tengah mengupayakan pengadaan vaksin gotong royong sebanyak 20 juta dosis di tahun 2021.

Sementara itu, untuk vaksin gratis program Pemerintah, Menteri Erick memastikan telah mengamankan sebanyak 344 juta dosis vaksin untuk tahun 2021.

Jumlah dosis vaksin tersebut setara untuk 170 juta orang.

"Untuk vaksinasi mandiri gratis kita sudah secure 344 juta, atau kalau untuk 2 suntikan untuk satu orang jadi untuk 170 juta," jelas Erick.

Jika dikombinasikan jumlah vaksin gratis dan vaksin gotong royong, maka totalnya sebanyak 360 juta vaksin. Sehingga dari jumlah vaksin tersebut, dapat menyuntik 70 persen penduduk Indonesia.

"Jadi kalo dikombinasikan kurang lebih angkanya 360 juta. Yaitu 70 persen penduduk Indonesia," ucap Erick.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved