Breaking News:

Tesla Pilih Investasi di India, Luhut: Kita Tidak Pernah Bicara Pabrik Mobil

Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah tidak pernah berbicara dengan Tesla Inc, terkait pembangunan pabrik mobil listrik

Dokumentasi Facebook Resmi Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah tidak pernah berbicara dengan Tesla Inc, terkait pembangunan pabrik mobil listrik di Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bambang Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah tidak pernah berbicara dengan Tesla Inc, terkait pembangunan pabrik mobil listrik di Indonesia.

Hal tersebut dijelaskan dirinya lantaran, banyak orang yang bertanya-tanya mengenai perkembangan perusahaan asal Amerika Serikat yang kabarnya batal berinvestasi di Indonesia.

"Kita tidak pernah bicara pabrik mobil (dengan Tesla)," jelas Menteri Luhut dalam acara Economic Outlook 2021 secara daring, Kamis (25/2/2021).

Menurutnya, pembicaraan kepada Tesla lebih cenderung mengenai launching pad Spacex, Hypersonic, Baterai lithium pack, dan stabilizer energizer.

"Ada lagi mengenai starling, ada mengenai launching pad Spacex, Hypersonic, Baterai lithium pack, dan stabilizer energizer. Itu yang kita bicarakan," ujarnya.

Luhut menjelaskan, Indonesia merupakan negara penghasil Nikel Ore terbesar di dunia. Sehingga Tesla sangat tertarik atas adanya potensi tersebut.

Dan Luhut pun menegaskan, saat ini negosiasi dengan Tesla masih berjalan.

"Sampai hari ini kami masih bicara. Kita ini punya bauksit, cooper, nikel ore," katanya.

BKPM: Masih Negosiasi, Tesla Belum Hengkang

Halaman
1234
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved