Breaking News:

3 Bandara Angkasa Pura II Raih Penghargaan Best Hygiene Measures by Region Asia Pacific dari ACI

Penghargaan Best Hygiene Measure by Region untuk bandara yang dapat menjalankan program untuk memperkuat aspek higienis dalam mencegahan penyakit

WARTAKOTA/Nur Ichsan
TINGKATKAN KEWASPADAAN - Bandara Soekarno Hatta, meningkatkan kewaspadaan terhadap penumpang penerbangan yang baru tiba dari luar negeri baik itu WNA maupun WNI, Selasa (29/12/2020). Mereka yang baru tiba ini kemudian diarahkan untuk melakukan swab dan menjalani karantina selama 5 hari. Hal ini sebagai antisipasi terkait ditemukannya varian baru virus Covid-19 yang penyebarannya lebih cepat. (Wartakota/Nur Ichsan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tiga bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II (Persero) mendapat penghargaan Best Hygiene Measures by Region Asia Pacific dari Airport Council International (ACI).

Ketiga bandara yang mendapat penghargaan tersebut diantaranya Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Husein Sastranegara (Bandung) dan Bandara Depati Amir (Pangkalpinang).

ACI menyebutkan, bahwa penghargaan Best Hygiene Measure by Region untuk bandara yang dinilai dapat menjalankan program untuk memperkuat aspek higienis dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

"Penilaian terhadap bandara yang mendapatkan penghargaan ini, diukur dari efektivitas program keselamatan dan higienis, kejelasan rambu dan instruksi terkait program keselamatan dan higienis serta kemampuan staf bandara dalam mengaplikasikan program keselamatan dan higienis," tulis ACI dalam keterangannya, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Ngaku Diperintah Edhy Prabowo, Eks Pejabat KKP Terpaksa Setujui Izin Ekspor Benur 5 Perusahaan

Selain itu, penghargaan ini pun mengukur tingkat kepercayaan traveler terkait program keselamatan dan higienis, serta tingkat tekanan berdasar pengalaman.

Director General ACI World Luis Felipe de Oliveira mengungkapkan, bahwa para pelanggan bandara Angkasa Pura II telah mengutarakan pendapat dan mengakui kesuksesan tim pengelola bandara di tengah tantangan yang sulit saat ini.

Ia juga mengungkapkan, bahwa Angkasa Pura II telah mewujudkan customer experience yang luar biasa pada situasi menantang.

President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, pencapaian tiga bandara ini merupakan keberhasilan seluruh stakeholder dalam menerapkan protokol kebersihan dan kesehatan.

Baca juga: Gunung Sinabung Erupsi, Operasional di Bandara Kualanamu Masih Normal

"Prestasi yang didapat oleh Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Husein Sastranegara dan Bandara Depati Amir bukan hanya keberhasilan Angkasa Pura II semata," kata Awaluddin.

Menurutnya, keberhasilan ini juga karena seluruh stakeholder antara lain Otoritas Bandara Kemenhub, maskapai, KKP Kemenkes, Bea Cukai, Imigrasi, Balai Karantina, TNI/Polri, pihak ground handling, dan juga Satgas Udara Penanganan Covid-19 yang sangat menjaga berjalannya protokol kesehatan.

Sementara itu menurut Director of Operation PT Angkasa Pura II Muhamad Wasid menjelaskan, bahwa di tengah pandemi ini pihaknya memperkenalkan konsep Biosafety dan Biosecurity Management untuk memperkuat aspek higienis di seluruh bandara.

"Biosafety Management memiliki sejumlah program untuk memutus mata rantai penularan bahaya biologi, yakni biohazard precautions, environment screening, infrastructure sterilization, public health assurance, dan laboratory testing facilities," kata Wasid.

Selain itu, lanjut Wasid, penerapan Biosecurity Management di bandara terdiri dari ketentuan physical distancing, health screening, passenger touchless processing, facility cleanliness dan people protection.

Sebagai informasi, untuk kawasan Asia Pasific ada tujuh bandara yang menerima penghargaan Best Hygiene Measures by Region diantaranya tiga bandara dari Indonesia, tiga bandara dari India dan satu bandara dari Tiongkok.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved