Breaking News:

Airlangga Optimistis Strategi Penanganan Covid-19 Bisa Pulihkan Ekonomi Nasional

saat ini pemerintah tengah mempersiapkan strategi untuk penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

ist
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, memberikan paparan dalam Webinar DBS Asian Insight Conference 2021 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bambang Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini pemerintah tengah mempersiapkan strategi untuk penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Tiga strategi utamanya yakni melakukan percepatan realisasi belanja pemerintah di triwulan pertama 2021, program vaksinasi, dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro.

"Untuk menjaga momentum kesehatan dan ekonomi, pemerintah tetap mempersiapkan beberapa langkah dalam penanganan Covid-19 di tahun 2021," jelas Airlangga dalam webinar DBS Asian Insight Conference, Senin (22/3/2021).

Baca juga: Elektabilitas Airlangga Stagnan di Luar 10 Besar, Pengamat : Lebih Mungkin Jadi Cawapres 

"Diantaranya, memulihkan rasa aman masyarakat melalui vaksinasi, melakukan penerapan PPKM mikro untuk menekan laju penyebaran Covid-19, dan melakukan percepatan realisasi belanja pemerintah di kuartal I 2021," lanjutnya.

Airlangga menambahkan, Pemerintah akan melanjutkan anggaran penanganan Covid-19 dan Program pemulihan ekonomi nasional, sebesar Rp 699,43 triliun.

Baca juga: Pengamat: Peluang Airlangga Hartarto untuk Jadi Capres 2024 Sangat Besar

Di mana, jumlah tersebut naik 21 persen, jika dibandingkan realisasi anggaran pemulihan ekonomi nasional di tahun 2020.

Menko Airlangga optimis, tahun ini perekonomian nasional diperkirakan bangkit, setelah pada tahun sebelumnya ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sebesar 2,07 persen.

"Ekonomi Indonesia juga akan kembali pulih dikisaran 4 persen hingga 5,5 persen. Didorong dengan peningkatan konsumsi, investasi, dan ekspor, yang sejalan dengan program pemulihan ekonomi nasional," paparnya.

Menko Airlangga juga bersyukur lantaran pandemi di Indonesian sudah berangsur membaik, terlihat dari persentase kasus aktif dan tingkat kesembuhan yang sudah lebih tinggi dari rata-rata global.

Per 18 Maret 2021 persentase kasus aktif Indonesia tercatat 9,13 persen sedangkan tingkat global 17,2 persen. Sementara tingkat kesembuhan kita di atas pertumbuhan global sebesar 88,16 persen, sementara global 80,59 persen.

Sehingga dengan demikian, perkiraan pertumbuhan ekonomi nasional di 2021 sebesar 4 hingga 5,5 persen bakal segera terwujud.

"Momentum pemulihan ekonomi saat ini harus bisa dimanfaatkan," pungkas Airlangga Hartarto.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved