Breaking News:

Ternyata Aturan dan Prosedur Menghambat Tak Dapat Segera Difungsikan Kembali Sistem di TSE Jepang

Hasil rapat menunjukkan bahwa alasan utama mengapa transaksi tidak dapat dilanjutkan adalah karena aturan dan prosedur setelah masalah sistem terjadi

Richard Susilo
Kantor Pasar Modal Tokyo (Tokyo Stock Exchange). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Untuk pertama kalinya sejak transaksi disistematisasi pada tahun 1999, TSE (pasar modal Tokyo) mengadakan dewan yang terdiri dari para pelaku pasar pada tanggal 25 Maret ini dan menyusun laporan akhir yang mencakup langkah-langkah untuk mencegah terulangnya kembali.

Hasil rapat menunjukkan bahwa alasan utama mengapa transaksi tidak dapat dilanjutkan adalah karena aturan dan prosedur setelah masalah sistem terjadi tidak pada tempatnya.

Selain itu, jika pangsa nilai perdagangan perusahaan sekuritas yang dapat berpartisipasi setelah dimulainya kembali mencapai sekitar 50%, dan jika 5 perusahaan atau lebih memenuhi kriteria seperti bertransaksi dengan investor perorangan, dan jika waktu transaksi dapat dijamin selama 15 menit, barulah dapat menetapkan kebijakan untuk membuka transaksi pasar saham.

"Selain itu, ketika terjadi masalah, kami akan memperbarui konten setiap 30 menit di beranda khusus dan mengirimkannya, dan kami juga akan memberikan pelatihan jika ada masalah," ungkap CEO Akira Kiyota.

Karena pemerintah bertujuan untuk mendirikan kota keuangan internasional, pertanyaannya adalah apakah TSE dapat terus menerapkan langkah-langkah untuk mencegah terulangnya kembali dan memulihkan kepercayaan investor.

"Saya ingin terus melakukan perbaikan," ungkap Akira Kiyota, CEO Japan Exchange Group yang juga menjabat sebagai Presiden Tokyo Stock Exchange menambahkan, "Saat ini kami sedang dalam tahap penyusunan aturan, dan ke depannya kami akan terus merespon dengan tetap menjaga komunikasi yang erat dengan pasar. peserta, dan melalui pelatihan, dan lainnya. Kami ingin terus melakukan perbaikan. Kami akan melakukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan keandalan dan stabilitas pasar. "

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved