Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Mudik Lebaran Dilarang Lagi, Bos Garuda Indonesia Sebut Masih Tunggu Aturan Pelaksanaannya

Maskapai pelat merah Garuda Indonesia, merespons adanya aturan Pemerintah terkait Pembatalan Mudik Lebaran 2021.

TRIBUN/DANY PERMANA
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra 

Laporan Wartawan Tribunnews, Bambang Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maskapai pelat merah Garuda Indonesia, merespons adanya aturan Pemerintah terkait Pembatalan Mudik Lebaran 2021.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, pihaknya mendukung penuh apapun kebijakan dari Pemerintah pusat.

Iffan juga belum memikirkan rencana penambahan kapasitas penumpang (tingkat keterisian penumpang) dalam satu unit pesawat.

Mengingat, periode jelang lebaran, masyarakat diperkirakan tetap melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya.

"Kita taat dan support keputusan pemerintah. Kami akan menunggu aturan pelaksanaannya," jelas Irfan saat dihubungi Tribunnews, Sabtu (27/3/2021).

Dengan adanya keputusan Pemerintah terkait Mudik Lebaran 2021, Garuda Indonesia akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.

Baca juga: Mudik Dilarang, MTI dan Organda Minta Pemerintah Perhatikan Pekerja Transportasi

Diketahui, larangan Mudik Lebaran 2021 akan mulai berlaku pada 6 hingga 17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah tanggal itu, masyarakat diimbau tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah, kecuali benar-benar dalam keadaan mendesak dan perlu.

Kementerian Perhubungan juga tengah menindaklanjuti kebijakan larangan mudik oleh Pemerintah, dan akan mempersiapkan aturan pengendalian transportasi pada masa Mudik Lebaran 2021.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, aturan ini berkaitan dengan pengaturan transportasi umum dan syarat perjalanan pada masa Mudik Lebaran 2021.

Halaman
1234
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved