Breaking News:

Marak Aksi Teror, Mal di Jakarta Perketat Keamanan

APPBI menyayangkan aksi-aksi teror yang berdampak kepada timbulnya rasa cemas masyarakat.

Tribunnews/Jeprima
Suasana pusat perbelanjaan Cibubur Junction, Jakarta Timur, Senin (22/3/2021). Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta Ellen Hidayat menjelaskan saat ini mal-mal sudah mulai melakukan perketatan keamanan dampak dari maraknya aksi terorisme.

“Perketatan dilakukan karena banyak masyarakat yang was-was dengan kejadian bom di depan Gereja Katedral Makasaar, kemudian kejadian di Mabes Polri kemarin,” kata Ellen saat pelaksanaan kick-off vaksinasi bagi pelaku UKM di Lotte Shoping Avenue Mall, Jakarta, Kamis (1/4/2021).

APPBI menyayangkan aksi-aksi teror yang berdampak kepada timbulnya rasa cemas masyarakat.

Menurutnya, hingga saat ini jumlah pengunjung mal masih relatif stabil di 40-50 persen.

Baca juga: Pengusaha Pusat Perbelanjaan Minta Prioritas Vaksin Gratis Diberikan untuk Karyawan Toko 

“Walaupun tidak memberi dampak ke trafik pengunjung tetapi kasihanlah banyak karyawan yang juga bekerja di mal. Rasa aman ini dibutuhkan pengunjung,” ucap Ellen.

Baca juga: GeNose Diharapkan Bisa Digunakan di Terminal, Stasiun, Bandara, Pabrik hingga Pusat Perbelanjaan

Dia menerangkan bahwa APPBI DKI Jakarta memiliki anggota 85 pusat belanja di mana sekitar 45 persen adalah pelaku dan karyawan UMKM atau jumlahnya mencapai 40 ribuan.

Selain itu, agenda vaksinasi juga diharapkan bisa memacu lagi pertumbuhan trafik pengunjung di mal.

Saat seluruh pelaku dan karyawan UMKM di mal sudah divaksin maka pengunjung akan lebih nyaman, tentunya tetap dengan menjalankan protokol kesehatan.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved