Breaking News:

Pemerintah Berencana Lakukan Penyesuaian Tarif Listrik

Kementerian ESDM sedang mengkaji melepas tarif adjustment atau melakukan penyesuaian tarif listrik yang telah dijalankan sejak 2017

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah, melalui Kementerian ESDM sedang mengkaji melepas tarif adjustment atau melakukan penyesuaian tarif listrik yang telah dijalankan sejak 2017.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, saat ini pelanggan PLN ada 38 kelompok dengan rincian 25 golongan mendapatkan subsidi dan 13 golongan non subidi.

"13 golongan itu yang kompensasi, totalnya 42 pelanggan dan ini kaitannya sama tarif adjustment. Triwulan III 2021, kalau tidak disesuaikan tarifnya maka kompensasi," kata Rida saat rapat dengan Banggar DPR, Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Berhasil Tingkatkan Recovery, ESDM Sebut Teknologi STAL Terobosan Strategis Olah Bijih Nikel

Adapun alasan melakukan penyesuaian tarif listrik tersebut karena selama ini tidak mengalami perubahan, padahal harga bahan bakar dan kurs dolar terus mengalami kenaikan.

Jika rencana penyesuaian tarif dilakukan, maka biaya perbulan yang dikeluarkan pelanggan mengalami penambahan pada kisaran Rp 18 ribu untuk 900 VA sampai Rp 31 ribu untuk pelanggan 2.200 VA.

Baca juga: Diskon 50 Persen Token Listrik Gratis PLN Bulan April, Syarat dan Langkah Akses di Sini

"Misalnya 900 VA tagihan bulanan Rp 166 ribu per bulan. Selama ini, dengan tarif ditahan ya. Kalau dinaikan, itu naiknya Rp 18 ribu per bulan, untuk 1.300 VA naiknya Rp 10.800 per bulan, dan seterusnya," tutur Rida.

Namun, Rida tidak menyebut secara pasti kapan pemerintah akan melakukan penyesuaian tarif listrik dengan harga keekonomian.

"Apakah ini akan sekaligus dinaikan, atau cuman beberapa kalangan aja, atau semua disesuaikan sekaligus dan bertahap sudah ada skenarionya untuk kompensasinya," paparnya.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved