Breaking News:

Cuaca Ekstrem di Indonesia Timur

Tinjau BTS yang Terdampak Badai Seroja, Kominfo Upayakan Normalisasi Jaringan Seluler

terdapat 450 BTS atau base transmission station yang rusak pascabanjir bandang di beberapa kabupaten dan kota di NTT

dok: Kominfo
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengunjungi Nusa Tenggara Timur untuk meninjau infrastruktur yang rusak akibat badai siklon yang melanda pekan lalu 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengunjungi Nusa Tenggara Timur untuk meninjau infrastruktur yang rusak akibat badai siklon yang melanda pekan lalu.

Dalam kunjungannya, Johnny mengungkapkan terdapat 450 BTS atau base transmission station yang rusak pascabanjir bandang di beberapa kabupaten dan kota di NTT. Selain itu, kondisi BTS itu rusak atau down.

Baca juga: Ganjar Kirim Bantuan Senilai Rp 503,76 Juta ke NTT

"Dari sisi infrastruktur di NTT, ada 2.794 BTS aktif. Namun, pascabanjir kemarin sekitar 450 BTS down. Sampai saat ini perbaikan terus dikerjakan, ada 450 yang belum bisa berfungsi dengan baik," ujar Johnny di Desa Nelelamadike, Ile Boleng, Flores Timur, NTT, Senin (12/4/2021) kemarin.

Dia merinci, dari 450 BTS yang down itu, 444 di antaranya merupakan milik operator seluler. Sementara 6 lainnya berasal dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemkominfo.

Baca juga: Telkomsel Pastikan Pemulihan Jaringan di NTT Pascabadai Seroja Berangsur Pulih

Jonny menambahkan bahwa kominfo bersama tim yang bertugas untuk pemulihan jaringan terus berkoordinasi agar jaringan seluler di NTT segera normal kembali.

"Total ada 444 BTS yang akan dibangun oleh operator selular yang saat ini harus diperbaiki. Sebanyak 2.638 BTS di NTT, Ban BTS-nya Kominfo BAKTI ada 6 yang down dari 156 BTS. Jadi totalnya ada 2.794 BTS di NTT, 450-nya masih down," ucap Johnny.

Johnny menjelaskan, tumbangnya jaringan BTS tersebut dikarenakan terhentinya power supply atau listrik yang juga mati saat badai terjadi. Menurutnya, Kominfo telah mencoba mencari solusi dan lanhkah cepat untuk memulihkan suplai daya tersebut.

"Kita telah coba untuk menggunakan standby power supply genset. Tapi upaya itu belum bisa optimal karena harus tersedia bahan bakar. Kita harapkan itu segera bisa dipulihkan," kata Johnny.

Selanjutnya, Johnny juga mengungkapkan Telkomsel merupakan operator seluler yang paling terdampak dalam bencana ini. Berdasarkan laporan yang ia terima, Johnny menyebut ada 748 BTS milik Telkomsel yang rusak akibat diterjang banjir bandang.

"Yang paling terdampak adalah operator seluler Telkomsel. Ada 1.302 BTS Telkomsel di NTT, yang terdampak 748 down dan sudah berhasil dihidupkan kembali 371 BTS, tersisa 377," imbuh Johnny.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved