Breaking News:

Presiden Toshiba Jepang mendadak Mengundurkan Diri

Dipekirakan Kurumatani akan menyerahkan pengunduran dirinya kepada rapat dewan direksi luar biasa yang diadakan pada Rabu ini (14/4/2021)

Nikkei
Nobuaki Kurumatani(63) Presiden Toshiba Jepang mendadak kemarin malam (13/4/2021) menyatakan akan mengundurkan diri dengan alasan tugasnya telah selesai menjadikan Toshiba masuk kembali ke Divisi Pertama pasar modal Tokyo (TSE). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Nobuaki Kurumatani(63) Presiden Toshiba Jepang mendadak kemarin malam (13/4/2021) menyatakan akan mengundurkan diri dengan alasan tugasnya telah selesai menjadikan Toshiba masuk kembali ke Divisi Pertama pasar modal Tokyo (TSE).

"Kurumatani merasa telah selesai tugasnya mengangkat kembali Toshiba ke Divisi Pertama TSE yang sebelumnya turun ke Divisi Kedua TSE," ungkap sumber Tribunnews.com kemarin malam (13/4/2021).

Namun sumber lainnya mengungkapkan alasan lain karena Kurumatani sebagai Presiden Toshiba baru saja menerima proposal akuisisi dari dana investasi asing, Namun ada kritik di kalangan manajemen bahwa latar belakang proposal tersebut tidak jelas karena Kuratani pernah menjadi kepala anak perusahaan Jepang dari fund asing tersbeut.

Dipekirakan Kurumatani akan menyerahkan pengunduran dirinya kepada rapat dewan direksi luar biasa yang diadakan pada Rabu ini (14/4/2021).

Kepada pimpinan lainnya Kurumatani menjelaskan tentang alasan pengunduran dirinya, "Saya memenuhi misi saya untuk kembali ke Seksi Pertama Tokyo Bursa Efek di bulan Januari."

Tanggal 6 April lalu Toshiba menerima tawaran pengambilalihan dari dana investasi yang berbasis di Inggris CVC Capital Partners dan lainnya.

Itu adalah proposal untuk membatalkan pencatatan Toshiba (delisting) dan menjadikan sahamnya privat, bertujuan agar sistem Perusahaan yang tidak terpengaruh oleh pengaruh eksternal seperti dana investasi lain yang disebut "pemegang saham yang mengatakan sesuatu" yang tidak mendukung Presiden Kuratani.

Baca juga: Toshiba Jepang akan Bermitra dengan General Electric Bidang Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Namun, terdapat kritik di kalangan manajemen bahwa latar belakang proposal tersebut tidak jelas karena Kuratani pernah menjadi kepala anak perusahaan CVC di Jepang.

Satoshi Tsunakawa, Chairman diperkirakan akan menggantiannya sebagai Presiden yang telah memelihara hubungan yang lebih bersahabat dengan aktivis investor.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved