Breaking News:

Produsen Cincau Hitam di Tenjolaya Bogor Kebanjiran Pesanan di Bulan Ramadhan

Produsen cincau hitam, Dede Sumantri mengaku bahwa omzet yang diraihnya mengalami peningkatan meski ibadah puasa baru masuk pekan pertama.

tribunbogor
Produsen Cincau Hitam di Tenjolaya Bogor Kebanjiran Pesanan di Bulan Ramadhan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Produsen cincau hitam di Desa Gunung Mulya, Tenjolaya, Kabupaten Bogor kebagian berkah saat bulan 1442 Hijriah tiba.

Produsen cincau hitam, Dede Sumantri mengaku bahwa omzet yang diraihnya mengalami peningkatan meski ibadah puasa baru masuk pekan pertama.

Lebih lanjut, Dede mengatakan, sebelum Ramadan, dirinya hanya memproduksi puluhan kaleng cincau hitam untuk dijual ke pasaran.

'Dari semula hanya 50 kaleng sekali produksi, namun saat Ramadan ini bisa mencapai 200 kaleng sekali produksi. Untuk harga jual ada kenaikan dari semulanya Rp 45 ribu, saat Ramadhan harga jual ke pedagang itu Rp 50 ribu," ujarnya.

"Naik Rp 5 ribu per kalengnya. Untuk pemasaran itu, saya biasa distribusikan ke pasar tradisional yang ada di Bogor dan Sukabumi," sambungnya.

Terkait omzet, Dede membeberkan, untuk saat ini pendapatan per hari ketika memproduksi dapat meraup keuntungan Rp 15 juta, dibandingkan dengan hari hari biasa hanya mendapatkan Rp 2 juta.

"Alhamdulillah berkah saat Ramadan ini meksipun tidak sebesar sebelum ada pandemi itu bisa dapat Rp 30 juta sekali produksi," jelasnya.

Dede memaparkan, cincau hitam saat Ramadan banyak dicari masyarakat lantaran dijadikan sebagai makanan herbal yang dapat memperlancar pencernaan dan panas dalam.

"Ya bisa dibuat kolak, bisa dibuat bahan campuran es buah dan bisa jadi menu lainnya untuk pembuka puasa," bebernya.

Halaman
12
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved