Breaking News:

Pesan Airlangga untuk Pelajar RI di Luar Negeri: Jadilah Pelopor dan Agen Perubahan Saat Kembali

Membaiknya kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia terlihat sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala mikro dan vaksin.

Istimewa
Jumat (19/3/2021) Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, didampingi oleh Menteri Perindustrian, menerima audiensi dari para insan perfilman di Loka Kretagama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah membutuhkan dukungan untuk membangun bangsa lebih baik, terutama dari pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.

Sebagai alumni, dia mengaku selalu senang bisa berbicara di depan mahasiswa Indonesia dari University of Melbourne.

"Pesan saya untuk pelajar Indonesia di Australia, jadilah pelopor dalam segala hal yang baik, jadilah agen perubahan saat kembali ke Indonesia. Terakhir, sempurnakan diri Anda dengan ilmu yang mulia dan akhlak yang baik," ujar Airlangga dalam acara “The Forum: Indonesia Rising” secara virtual, dikutip Minggu (25/4/2021).

Airlangga menjelaskan, tahun 2021 akan menjadi penting dalam pemulihan Covid-19 sekaligus perekonomian Indonesia.

"Di tengah risiko gelombang baru di beberapa negara serta varian baru Covid-19, tren harian kasus aktif Covid-19 di Indonesia terus menurun. Saat ini, Indonesia memiliki persentase kasus aktif yang lebih rendah dari global dan persentase pemulihan Indonesia lebih tinggi daripada global," kata Airlangga.

Baca juga: Terobosan Menko Perekonomian Airlangga Dinilai Berdampak Positif Bagi Sektor Ketenagakerjaan

Membaiknya kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia dinilainya juga terlihat sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dan vaksinasi.

Menurut Airlangga, Indonesia termasuk negara non produsen vaksin pertama yang berhasil mengamankan akses dan pasokan vaksin Covid-19 berkat diplomasi pemerintah untuk pengadaan vaksin.

"Saat ini, di Indonesia lebih dari 17 jutaan dosis vaksin sudah disuntikkan kepada masyarakat. Pemerintah juga berkomitmen untuk melakukan percepatan program vaksin untuk dapat mencapai herd immunity, terutama bagi para lansia untuk melindungi mereka," ujarnya.

Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved