Breaking News:

Kembangkan Startup, Kominfo Fokuskan Penguatan Produk dan Akses Jejaring Bisnis

Kementerian Komunikasi dan Informatika memproyeksikan Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar ke-9 di dunia

IST
Semuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aplikasi dan Informatika 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika memproyeksikan Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar ke-9 di dunia pada 2030.

Namun, berdasarkan hasil East Ventures Digital Competitiveness Index (EVDCI) menunjukkan bahwa Indonesia masih perlu bekerja ekstra keras.

Terutama dalam meningkatkan daya saing digitalnya, seperti membangun talenta digital yang terampil, cekatan dan berwawasan dalam mengembangkan kewirausahaan.

Baca juga: Dorong Ekonomi Digital, Kemenparekraf Membuka Program BEKUP 2021

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, keberhasilan akselerasi ekonomi digital suatu negara bergantung pada tingkat keberhasilan ekosistem startup.

Terutama, kata Semuel, dalam menjaga keberlangsungan bisnisnya dan mengembangkan produknya secara konsisten.

Menurutnya, tahap early-stage startup merupakan tahapan yang krusial dan menjadi pondasi dalam membangun perusahaan startup yang berdaya saing tinggi.

Baca juga: Bayar Gaji Karyawan, JD.com Gunakan Mata Uang Digital

"Program inkubasi dan akselerasi menjadi kendaraan bagi early-stage startup untuk dapat mencapai tahapan tersebut," kata Semuel dalam keterangannya, Selasa (27/4/2021).

Kondisi tersebut, menjadi latar belakang Kominfo meluncurkan program Startup Studio Indonesia pada September 2020, di mana jujuannya untuk memajukan ekosistem startup Indonesia melalui penyediaan fasilitas akses bagi early-stage startup untuk mengembangkan potensi bisnisnya.

"Adapun program ini akan menitikberatkan pada penguatan produk (product-market fit) dan akses jejaring bisnis," ucapnya.

Startup Studio Indonesia merupakan program inkubasi intensif bagi para pendiri startup earlystage untuk mempersiapkan mereka menghadapi ketidakpastian pasar.

Program ini difokuskan pada literasi penyempurnaan produk dan model bisnis, serta program retensi pelanggan awal sebelum masuk dalam tahap perluasan pasar.

"Harapannya program Startup Studio Indonesia ini dapat menjadi wadah pengembangan kewirausahaan dan talenta digital di industri startup, serta menjadi wadah kolaborasi membangun industri startup nasional yang tangguh," tuturnya.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved