Breaking News:

Apakah Penerima BLT UMKM Rp 1,2 Juta Harus Nasabah BRI atau BNI? Begini Penjelasan Kemenkop UKM

Kementerian Koperasi dan UKM berkoordinasi dengan bank penyalur, yakni BRI dan BNI untuk pengaturan proses pencairan.

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi uang. Kementerian Koperasi dan UKM berkoordinasi dengan bank penyalur, yakni BRI dan BNI untuk pengaturan proses pencairan. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah menambah 3 juta penerima Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM tahap kedua di tahun 2021.

Masing-masing penerima BLT UMKM akan mendapat bantuan sebesar Rp 1,2 juta.

Kementerian Koperasi dan UKM berkoordinasi dengan bank penyalur, yakni BRI dan BNI untuk pengaturan proses pencairan.

Lantas, apakah penerima harus nasabah BRI atau BNI untuk mempermudah pencairan?

Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satriya, menyampaikan penerima BLT UMKM tak harus menjadi nasabah BRI atau BNI.

Mengingat, selain bank yang ditunjuk, BLT UMKM juga akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

"Enggak, tidak ada. Bank yang ditunjuk adalah BRI, BNI, dan BPD."

"Kemungkinan kalau di daerah terpencil akan dilanjutkan dengan PT Pos, tapi kita belum PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan PT Pos," ungkap Eddy dalam dialog Produktif Rabu Utama di YouTube Lawan Covid19 ID, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Menkominfo Minta Bantuan Kapolri Kejar Target Jaringan 4G Masuk 80 Ribu Desa dan Kelurahan

Ia menyampaikan, penerima BPUM 2021 harus memenuhi sejumlah kriteria.

Pelaku usaha mikro yang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) tidak bisa mengajukan BLT UMKM.

Halaman
123
Penulis: Nuryanti
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved