Breaking News:

Dukung Proyek MRT Fase 2, PLN Beri Tegangan Pertama SKTT 150 kV Ketapang - Mangga Besar

Jalur kelistrikan bawah tanah ini memiliki peran penting dalam meningkatkan pasokan listrik ring 1 Jakarta, yaitu kawasan pusat pemerintahan

Istimewa
Pemberian tegangan (energize) Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV Ketapang – Mangga Besar melalui unit pelaksana di bawahnya yaitu Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 3. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) melaksanakan pemberian tegangan (energize) Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV Ketapang – Mangga Besar melalui unit pelaksana di bawahnya yaitu Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 3. 

“Proyek ini dikerjakan untuk mendukung pembangunan MRT Fase 2 yang akan segera direalisasikan oleh pemerintah,” jelas Ratnasari Sjamsuddin, General Manager PLN UIP JBB, Rabu (5/5/2021).

Ratnasari melanjutkan, beberapa utilitas infrastruktur kelistrikan di jalur tersebut, terlewati oleh rute MRT fase 2. 

Baca juga: Hutama Karya Garap Proyek Rute MRT Bundaran HI – Kota Senilai Rp 4,6 Triliun

“Sehingga demi kelancaran proyek MRT, kami harus segera melakukan Relokasi Underground Cable (UGC),” ujarnya. 

Menurutnya, jalur kelistrikan bawah tanah ini memiliki peran penting dalam meningkatkan pasokan listrik ring 1 Jakarta, yaitu kawasan pusat pemerintahan. 

Mengingat perannya yang sangat besar, maka relokasi dilakukan dengan penuh tanggung jawab sehingga pelaksanaannya tidak mengganggu stabilitas pasokan listrik.

Baca juga: Dikejar Polisi, Mobil Pencuri Sapi Tabrak Tiang Listrik, Satu Orang Diringkus

“Pekerjaan relokasi SKTT 150 kV Ketapang - Mangga Besar ini dilakukan dengan sistem Horizontal Directional Drilling (HDD), jadi tidak dilakukan open cut terlalu besar,” papar Ratnasari. 

Pelaksanaan pemberian tegangan, dijadwalkan akan dilakukan pada Rabu (5/5/2021) malam.

Ratnasari menambahkan, seluruh proses pembangunan infrastruktur kelistrikan telah dilakukan sesuai prosedur dan koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan. 

“Kita juga upayakan agar koordinasi dengan pemerintah berjalan dengan baik. Jadi ketika ada proyek pemerintah yang diperlukan kerja sama dari pemilik kabel utilitas bawah tanah, kita tindak lanjuti dengan segera,” ujarnya.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved