Breaking News:

Ekonom CORE: TKA China Masuk untuk Bekerja, Kita Butuh Investasi

Selisih satu hari, pada 6 Mei 2021, sebanyak 46 WNA asal China masuk kembali ke Indonesia dengan pesawat Xiamen Air MF855 dari Fuzhou. 

Dok Gugus Tugas
ILUSTRASI - Pelaksanaan rapid test TKA China di PLTU 3-4 Nagan Raya, Sabtu (29/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polemik kedatangan ratusan warga negara asing (WNA) asal China ke Indonesia belum berakhir ditengah larangan mudik Lebaran masyarakat karena alasan demi menekan pandemi.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah berpendapat, Indonesia sangat membutuhkan investasi untuk membuka lapangan pekerjaan untuk ribuan orang. 

Karenanya, dia meminta masyarakat memaklumi kedatangan ratusan TKA China yang tiba di Indonesia dalam beberapa gelombang tersebut.

"Investasi yang dilakukan China ataupun negara manapun, pasti ada syarat atau keinginan dari pemilik investasi (ketika investasi di Indonesia," ujar Piter saat dihubungi, Senin (10/4/2021).

Baca juga: TKA Boleh Masuk Saat Orang Dilarang Mudik, Legislator PKS : Indonesia Tak Serius Tangani Pandemi

"Salah satunya mereka mempekerjakan tenaga kerja mereka, terutama untuk posisi yang strategis bagi mereka dalam rangka menjaga investasi mereka," sambungnya. 

Baca juga: Sepekan, 288 WNA Asal China Masuk Indonesia

Menurutnya, kondisi tersebut bukan masalah pemerintah Indonesia tidak lunya tenaga ahli di posisi yang ditempati warga negara China, tapi hal itu memang untuk kepentingannya.

"Kita harus menghargai atau menghormati kepentingan pemilik investasi, karena sekali lagi kita butuh investasi tersebut," ujarnya. 

Baca juga: Warga Dilarang Mudik Tapi WNA China Terus Mengalir Masuk RI, Pimpinan DPR: Pemerintah Nggak Peka

Piter pun menyebut, adanya syarat beberapa pekerja berasal dari negara investor, juga dijalankan perusahaan Indonesia ketika investasi di luar negeri. 

"Negara lain juga melakukan hal yang sama ketika kita investasi di luar negeri. Kalau mereka membawa tenaga kerja 288 orang, saya yakin mereka mempekerjakan tenaga Indonesia ribuan orang," katanya. 

Halaman
12
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved