Breaking News:

CEO Tegaskan Rajacoin Murni Jual Beli Token Bukan Bisnis Investasi

Andry juga mengatakan, beberapa waktu lalu Rajacoin sudah bekerja sama dengan Prestige Motorcars dalam industri otomotif.

HandOut/Istimewa
CEO Rajacoin Andry Oktavianes saat acara buka puasa bersama sekaligus berbagi kepada anak-anak yatim-piatu dari Panti Asuhan Anugerah, Hotel Ibis, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (12/5). 

Reynas Abdila/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - CEO Rajacoin Andry Oktavianes menjelaskan perusahaan bergerak di cryptocurrency yaitu perdagangan token atau koin yang menggunakan mata uang digital berbasis tekhnologi Blockchain Ethereum terdesentralisasi.

"Rajacoin sendiri menggunakan protocol ERC-20 dan telah sesuai dengan regulasi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti)," ujar Andry kepada wartawan, Jumat (14/5/2021).

Andry juga ingin meluruskan berbagai isu yang ada di tengah masyarakat, bahwa Rajacoin bukan bisnis investasi melainkan murni jual-beli koin atau token.

"Rajacoin murni jual beli koin, dimana seseorang menaruh dananya untuk membeli koin," tegas dia.

Andry menjelaskan Rajacoin tidak pernah menawarkan bisnis model di Luar Standart Operation Prosedur (SOP) Pemasaran dan Penerimaan Nasabah Aset Fisik Kripto.

“Kami tidak seperti yang ditawarkan dalam skema investasi di beberapa media sosial berupa informasi yang menyesatkan yang kami temukan beredar di media telegram dan lainnya,” tuturnya.

"Pemberitaan yang ada di media saat ini, kami mengapresiasi dan kami anggap sebagai Laporan Informasi yang perlu di klarifikasi dan ditindaklanjuti," lanjut dia.

Menurut Andry, sampai saat ini, prosedur keluhan member dilakukan berdasarkan standart operation procedure keluhan nasabah/member serta setiap keluhan telah kami tangani secara baik dan benar sesuai SOP yang ditetapkan.

"Semua member resmi dari RajaCoin masih bisa log-in dan beroperasi penuh secara normal sebagaimana biasanya, Sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang telah ditetapkan," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved