Breaking News:

Tingkatkan Investasi, Menteri Bahlil Minta Ego Sektoral Dihilangkan

Menparekraf ingin memastikan peningkatan kontribusi pariwisata dalam total angka investasi di Indonesia lima sampai tujuh setengah persen hingga 2024.

Tangkap layar channel YouTube BKPM TV - Invest Indonesia
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadania 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan pentingnya menghilangkan ego sektoral untuk meningkatkan angka investasi RI.

"Ego sektoral sudah harus dihilangkan jadi tidak ada sekat-sekat. Satu masalah kalau kita bisa kerja bersama-sama bisa kita selesaikan cepat," ujar Bahlil saat bertemu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Selasa (18/5/2021).

Pihaknya menyambut baik kolaborasi antara kedua belah pihak ini sehingga sektor pariwisata bisa kembali bangkit.

Dalam pertemuan kedua menteri ini juga dibahas pembentukan Satuan Tugas Percepatan Investasi untuk meningkatkan investasi yang datang dari negara sahabat maupun pengusaha nasional.

Menparekraf ingin memastikan peningkatan kontribusi pariwisata dalam total angka investasi di Indonesia lima sampai tujuh setengah persen hingga tahun 2024.

Baca juga: Menparekraf Akan Tindak Tegas Mall dan Resotran yang Tak Jalankan Protokol CHSE

Menurutnya, peningkatan angka investasi ini diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air.

Mengingat, ada sekitar 34 juta masyarakat Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kita juga ingin memaksimalkan ini di tengah pandemi Covid-19 ini bahwa para pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini bisa naik kelas dengan memanfaatkan peluang digitalisasi. Agar kita harapkan pascapandemi ini ekonomi lebih berkeadilan," katanya.

Selain itu, pembentukan satgas yang baru ditandatangani Presiden pada 4 Mei 2021 ini ada keharusan untuk meningkatkan pengusaha UMKM di proyek-proyek investasi.

Termasuk di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif ini akan kami kawal agar ekonomi kita lebih berkeadilan.

"Terakhir kita ingin pastikan juga bahwa program-program peluang kerja investasi maupun program ekonomi di daerah itu tepat sasaran, tepat manfaat, dan bisa menyentuh anggota masyarakat kita yang betul-betul membutuhkan," jelas Sandiaga.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved