Breaking News:

Buktikan Keberpihakan pada UMKM Lokal, Shopee Batasi Penjual Asing

Saat ini penjualan cross border hanya berkontribusi sejumlah 3% dari total penjualan Shopee.

iStock
Ilustrasi. 

Kemudian outerwear muslim, mukena, pakaian muslim anak, aksesoris muslim, peralatan salat, batik, dan kebaya.

Baca juga: Ingin Dongkrak Penjualan di Shopee? Tingkatkan Interaksi dengan Followers Lewat Fitur Live

Maka dari itu, dengan adanya kebijakan baru yang diambil Shopee, Irfan Feri Irawan, salah satu pelaku UMKM lokal pemilik toko Annoor di Shopee, merasa sangat terbantu oleh kebijakan ini.

Sebagai pengusaha di bidang busana Muslim yang bermarkas di Garut, Jawa Barat, Irfan semakin tergerak untuk bisa terus meningkatkan lini produknya.

"Dengan pembatasan 13 kategori produk impor, kita bisa bekerja sama dengan para pengrajin lokal untuk bersama-sama memperluas jangkauan bisnis kami di pasaran lokal dan internasional, meskipun bermarkas di Garut."

"Kita sangat berterima kasih atas bantuannya platform Shopee, apalagi dalam aplikasi untuk ekspor, yang memperkenalkan produk-produk Annoor ke luar negeri!" ungkap Irfan.

Selain dari para pelaku UMKM, kebijakan pembatasan 13 kategori produk untuk penjual asing yang diterapkan Shopee juga mendapat dukungan dan apresiasi dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan kebijakan ini adalah bentuk perlindungan pada UMKM lokal di platform e-commerce cross border.

“Ini satu hal yang perlu diapresiasi. Shopee sudah bersedia melakukan pembatasan penjualan 13 produk dari luar negeri yang memang sudah bisa dibuat oleh UMKM kita sendiri,” kata Teten dalam konferensi pers, Selasa (18/5/2021).

Teten Masduki menjelaskan, kebijakan ini menjadi bentuk perlindungan terhadap industri yang nilainya mencapai hampir Rp300 triliun, yaitu terdiri dari nilai industri fesyen muslim di Indonesia yang mencapai Rp280 triliun per tahun dan nilai industri Batik dalam negeri yang mencapai hampir Rp5 triliun.

“Kebijakan ini akan membuat UMKM menjadi prioritas penjualan di platform Shopee. Untuk itu, kami juga berharap ini bisa diikuti oleh platform digital lainnya,” tutup Teten.

Penulis: Yulis
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved