Breaking News:

Munas Kadin akan Diselenggarakan di Kendari, Hotel-Hotel Berbintang Tercatat Full-Booked

Ketua PHRI, Hariyadi Sukamdani mengatakan, adanya penyelenggaraan acara tersebut, hotel mewah atau berbintang di Kendari semua penuh atau full-booking

Ist
Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani- Hariyadi mengatakan, dengan adanya penyelenggaraan acara tersebut, hotel-hotel mewah atau berbintang di Kendari semua penuh atau full-booked 

Laporan Wartawan Tribunnews, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dipilih jadi lokasi Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) atas pertimbangan yang baik dan diperintahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani mengatakan, dengan adanya penyelenggaraan acara tersebut, hotel-hotel mewah atau berbintang di Kendari semua penuh atau full-booked.

Hariyadi mengungkapkan, hotel berbintang di kota Kendari memiliki jumlah sekitar 25 hotel.

Namun untuk saat ini, tingkat keterisian (okupansi) hotel di kota tersebut hanya mengalami kenaikan antara 50 hingga 65 persen.

Baca juga: Masyarakat Kendari Semakin Minati BBM Ramah Lingkungan, Pertalite Jadi Primadona

“Untuk event Kadin hampir semua Full Booking,” jelas Hariyadi saat dihubungi Tribunnews, Senin (7/6/2021).

“Hotel berbintang yang kurang lebih 25 Hotel,rata-rata mengalami kenaikan antara 50 hingga 65 persen,” sambungnya.

Sebagai informasi, sebelumnya direncakan Munas Kadin akan diselenggarakan di Bali pada 2-4 Juni 2021.

Namun karena terdapat pertimbangan pemindahan lokasi Munas karena alasan Covid-19, Kendari terpilih menjadi tempat atau venue penyelenggaraan yang baru.

Hal ini dikhawatirkan acara Munas Bali yang akan dihadiri banyak orang akan memicu lonjakan Covid-19 seperti saat momen natal 2020 dan tahun baru 2021.

Hariyadi juga menginformasikan, untuk saat ini, tempat penginapan lain atau hotel non-bintang di kota Kendari tercatat masih biasa-biasa saja. 

Kenaikan okupansi tidak melonjak begitu signifikan.

“Hotel di Kota Kendari, hotel Non Bintang masih biasa-biasa saja, kenaikan Okupansi antara 40- 50 persen,” pungkasnya.

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved