Breaking News:

Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi 136,4 Miliar Dolar AS

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Logo Bank Indonesia (BI) terpasang pada pagar kompleks kantor BI. Senin. (16/12/2013) (TRIBUNNEWS/HERUDIN) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) dalam publikasinya melaporkan, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2021 sebesar 136,4 miliar dolar AS.

Dibandingkan dengan posisi pada akhir April 2021, angka tersebut terkoreksi mengalami penurunan. Pada bulan April 2021 cadangan devisa Indonesia sebesar 138,8 miliar dolar AS.

“Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9,5 bulan impor atau 9,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah,” jelas Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI, Selasa (8/6/2021).

“Serta, berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” sambungnya.

Baca juga: Rilis Data Cadangan Devisa Bikin IHSG Waswas, Cermati Saham Ini

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Penurunan posisi cadangan devisa pada Mei 2021 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri Pemerintah.

Baca juga: Bank Indonesia : Cadangan Devisa RI 137,1 Miliar Dolar AS

Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved