Breaking News:

Penjualan Apartemen Moncer, Urban Jakarta Kantongi Laba Rp100,6 miliar

Namun demikian, URBN membukukan laba bruto sebesar Rp 27,3 miliar, naik 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

jurnal.id
Ilustrasi laporan keuangan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pengembang properti PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) mengantongi laba bersih Rp 100,6 miliar atau naik 394 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019.

Direktur Utama PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) Bambang Sumargono menyatakan bahwa Perseroan mengalami tekanan yang berat sepanjang tahun 2020 karena pandemi Covid 19.

“Pendapatan Perseroan yang utama adalah penjualan apartemen senilai Rp 76,5 miliar yang naik 100 persen dari tahun sebelumnya, dan ini menyumbang sekitar 58,9 persen total pendapatan Perseroan,” kata Bambang dalam keterangan, Rabu (9/6/2021).

“Pendapatan ini dikontribusikan oleh penjualan unit apartemen di proyek Gateway Park yang unit apartemen nya telah mulai diserah terimakan kepada konsumen sejak bulan Oktober 2020,” ujarnya.

Seiring kenaikan pendapatan tersebut, beban pokok pendapatan perseroan juga naik menjadi Rp101,3 miliar.

Baca juga: Wakil Ketua MPR Minta BUMN Beri Kesempatan Developer dari Kalangan Santri Garap Proyek Properti

Namun demikian, URBN membukukan laba bruto sebesar Rp 27,3 miliar, naik 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Nilai aset URBN per 31 Desember 2020 naik drastis 44 persen menjadi Rp3,9 triliun, dimana di sisi lain jumlah kewajiban hanya meningkat 13 persen menjadi Rp1,8 triliun, serta ekuitas menjadi Rp2,1 triliun, meningkat 91 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2019.

Dengan hasil tersebut, Perseroan mencatatkan rasio utang terhadap modal (Debt to equity ratio) sebesar 0.16x dan rasio lancar (Current ratio) sebesar 1.36x.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved