Breaking News:

Decentralized Finance (DeFI) Jadi Tren dan Solusi Baru bagi Dunia Aset Digital

Laporan itu juga menyebut Bitcoin, Ethereum, Dogecoin, Litecoin, dan Ripple sebagai lima peringkat atas terfavorit dari seluruh mata uang kripto yang

Istimewa
Anthony Leong. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumlah investor mata uang kripto di Indonesia di tahun 2020 telah mencapai angka 60%. Data ini dirilis Indodax bekerjasama dengan Tokenomy dalam laporan penelitiannya yang berjudul 2020 Indodax Cryptocurrency Investor Survey,

Laporan itu juga menyebut Bitcoin, Ethereum, Dogecoin, Litecoin, dan Ripple sebagai lima peringkat atas terfavorit dari seluruh mata uang kripto yang ada saat ini.

Salah satu bentuk sistem keuangan kripto yang memberikan kemudahan tanpa risiko yang amat besar dan saat ini trending di kalangan investor kripto adalah DeFi.

DeFi sendiri adalah sistem keuangan terbuka yang dijalankan dengan smart contract yang saat ini digunakan oleh platform mata uang kripto Ethereum, salah satu kripto terbaik setelah bitcoin. Adanya smart contract ini dapat memberikan kemudahan bagi pengguna uang kripto untuk menjalankan transaksi dan investasi tanpa harus perantara.

Pakar Digital, Anthony Leong mengatakan bahwa DeFi merupakan salah satu produk dalam ekosistem blockchain yang memiliki fungsi yang sangat banyak.

Anthony memberikan contoh produk kripto dengan sistem DeFi yakni Merlin Lab www.merlinlab.com. Merlin Lab merupakan produk DeFi yang berperan sebagai Yield Aggregator dengan fungsi yang mirip dengan deposito.

Baca juga: Masuk ke Indonesia, Zipmex Bidik 2 Juta Investor Aset Kripto

“Tidak hanya keunggulan DeFi didalamnya, cukup dengan membeli dan mendepositokan koin Merlin Lab juga, maka kita akan mendapatkan reward berupa koin BNB, ETH, dan BTC yang tentunya jika dijual akan bernilai tinggi. APY yang ditawarkan di Merlin Lab cukup tinggi, yakni kisaran 600%. Nilai plus lainnya adalah kita akan terhindar dari risiko impermanent loss apabila kita deposito produk likuiditas kripto," ujar Anthony pada keterangannya di Jakarta (14/6/2021).

Adapun keunggulan dari setiap platform digital aset itu berbeda, misalkan Merlin Lab ada yang namanya sistem pool cake maximizer, pengguna dapat mendepositokan aset di pool BTCB-BNB, kemudian Pool BTCB-BNB menghasilkan hadiah CAKE dengan APY 20%, lalu Alih-alih mengonversi hadiah CAKE Anda menjadi BTCB-BNB menjadi compound otomatis seperti agregator hasil lainnya di pasar, Merlin Lab secara otomatis menginvestasikan kembali CAKE Anda ke kumpulan APY CAKE yang lebih tinggi dengan APY 140%

"Ini sangat dinamis tergantung jumlah investasi yang kita tanamkan. Dan BNB-MERL pool juga sudah diluncurkan dengan APY 8000% saat ini. Ini sangat beragam sekarang investasi di dunia kripto," ujar Anthony.

Keuntungan besar dan dengan kemudahan yang diberikan DeFi tentu tidak bisa lepas juga dari adanya sejumlah tantangan.

Satu di antaranya ancaman keamanan yang bisa saja terjadi oleh investor kripto DeFi yang merupakan sistem keuangan kripto yang bersifat terbuka dan dapat diakses oleh siapa saja dengan bentuk transaksi yang dapat beragam. Sehingga, kegiatan investasi dan transaksi lainnya dengan uang kripto diharapkan tidak lepas dari pengawasan.

“DeFi memberikan banyak kelebihan bagi investasi kripto, namun bukan berarti harus lepas dari prinsip kehati-hatian. Sehingga penting bagi investor untuk menimbang kembali apabila ingin menggunakan sistem DeFi ini,” tutup Anthony

Anthony menyebut perlu memilih platform aset digital kripto yang aman dan sudah melewati masa audit.

“Untuk masalah keamanan tentu saja sudah dijamin oleh auditor ternama di dunia kripto seperti Hacken, Certik, dan Haechi. Auditor ini yang biasanya mengaudit platform aset digital kripto,” tutupnya.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved