Breaking News:

Safety, Service dan Connection Menjadi Fokus Kemenhub Membangun Sarana dan Prasarana Transportasi

Kemenhub RI saat ini fokus di sektor perhubungan saat ini adalah membangun sarana dan prasarana di Indonesia

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pekerja menyelesaikan pembangunan halte Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (7/6/2021). Halte yang akan menghubungkan antar moda transportasi yaitu Transjakarta dengan MRT tersebut mengambil desain Cakra Selaras Wahana dan dijadwalkan akan diresmikan pada 22 Juni 2021. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menilai fokus utama dalam membangun sarana dan prasarana transportasi di Indonesia yaitu aspek safety, service dan connection.

Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Ahmad Yani menyebutkan, bahwa fokus di sektor perhubungan saat ini adalah membangun sarana dan prasarana di Indonesia.

"Kami fokus pada tiga aspek yaitu safety, service dan connection yang menjadi upaya dalam membangun sektor transportasi di Indonesia menjadi lebih baik," kata Yani dalam webinar, Selasa (15/6/2021).

Ia merinci, fokus safety sendiri tentunya untuk menurunkan angka kecelakaan di sektor transportasi dengan mencari penyebab terjadinya kecelakaan itu sendiri.

Baca juga: Kemenhub: Sektor Transportasi Harus Diprioritaskan Mendapat Vaksinasi Covid-19

"Kami mulai mencari kelemahan di bidang keselamatan di sektor transportasi, untuk dapat mendeteksi insiden dalam suatu layanan," kata Yani.

Selanjutnya adalah aspek service atau layanan. Yani mengungkapkan, Kemenhub berusaha untuk memberikan layanan yang mudah, murah dan cepat yang sesuai dengan harapan masyarakat.

"Kemudian aspek konektivitas, yang dimana kami berupaya agar seluruh daerah di Indonesia bisa terjangkau dengan mudah," ucap Yani.

Baca juga: Varian Baru Corona Muncul, Menteri Agama Terbitkan Surat Pembatasan Kegiatan di Rumah Ibadah

Yani menjelaskan, bahwa Indonesia sendiri merupakan negara kepulauan yang punya lokasi yang cukup berat kondisi jalannya. Akan tetapi tetap harus bisa terhubung.

"Terutama di daerah Timur, kesulitan yang dihadapi berada pada sisi demand dan barang yang diangkut masih sangat terbatas. Jadi saya kira, tiga poin itu yang jadi prioritas Kemenhub," ujar Yani.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved