Breaking News:

Kecepatan Pengiriman Jadi Faktor Pertimbangan Konsumen Saat Belanja Online

Hadirnya berbagai platform penjualan online membuka banyak peluang bagi orang untuk mengembangkan usahanya,

Shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hadirnya berbagai platform penjualan online membuka banyak peluang bagi orang untuk mengembangkan usahanya, sehingga tradisi berbelanja secara online menjadi kebiasaan baru masyarakat Indonesia, terutama sejak masa pandemi Covid-19.

Apalagi, tingkat kompetisi dalam bisnis online juga cukup tinggi karena persaingan yang ketat ini, bisnis dituntut untuk bisa memberikan nilai tambah kepada konsumen, misalnya dengan memberikan layanan pengiriman yang efisien yang bisa diandalkan untuk meningkatkan pengalaman konsumen.

Baca juga: Menko Airlangga Tinjau Pelatihan dan Coaching-Clinic UMKM di Daerah

“Biasanya penguasa UMKM mengalami kesulitan karena biaya yang diperlukan tidak sedikit. Maka, bisa melakukan pengusaha UMKM untuk menghadapi ini adalah dengan bekerjasama dengan jasa pengiriman instan,” kata Imi Pudjiati General Manager Customer Service SiCepat Ekspres dalam webinar Talk Show, bertema “Kepuasan Konsumen terhadap Pelayanan Jasa Pengiriman dan Cooking Demo Produk UMKM yang digelar jagatbisnis.com, di Swiss-Belresidences, Kalibata, Jakarta, Sabtu (19/6/2021).

Menurutnya, di zaman serba instan ini kecepatan pengiriman menjadi hal kedua terpenting dalam pertimbangan konsumen dalam hal pengiriman untuk belanja online.

Baca juga: KLIK eform.bri.co.id/bpum atau banpresbpum.id, Login dengan Nomor KTP: Cek Penerima Bantuan UMKM

Bahkan, beberapa konsumen rela membayar lebih untuk mendapatkan barang yang mereka beli dengan lebih cepat. Dengan memakai jasa pengiriman dapat memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM

“Untuk memenuhi dan menjaga kepuasan pelanggan, kami bersandar pada tiga hal. Pertama, pelayanan yang cepat, aman, dan nyaman; kedua, call center yang responsif menjawab pertanyaan dan ketiga, produk dengan harga yang kompetitif dan layanan yang memenuhi kebutuhan pelanggan. Dari segi produk kami mencoba hadir untuk setiap segmen yang berbeda," katanya.

Kepala Seksi Perdagangan Produk UKM Smesco Indonesia, Ongky Irawan mengatakan, pihaknya memfokuskan pada kepuasan pelanggan dan kecepatan mengiriman produk yang dipasarkan. Karena di Smesco semua UKM di seluruh Indonesia ada.

Apalagi, sifatnya keberadaan Smesco ini untuk mensupport UKM secara penuh di seluruh Indonesia.

“UKM yang terdaftar di kami sekitar 3.000 UKM yang ada secara fisik dan sekitar 34.000 UKM digital.

Apalagi sistem kami dropshipper, ada gudang dan market dengan merangkul orang-orang yang terkena PHK untuk bergabung sebagai dropshipper. Sehingga mereka terbantukan,” ungkapnya.

Owner Neby Bag Specialist Reptil Leather, Namsyah Ali B, memaparkan, pihaknya tetap mengandalkan jasa pengiriman dalam menjual produknya.

Walaupun, pihaknya belum lama membuka toko di online shop. Karena selama 27 tahun ini, pihaknya hanya mengandalkan penjualan secara kekerabatan.

“Sudah 10 tahun ini kami mengekspor ke Hongkong dan Malaysia sebanyak 100 tas setiap bulannya. Untuk mengiriman kami menggunakan jasa yang sudah terpercaya. Karena kami tetap menjaga komitmen terhadap kepuasan pelanggan melalui produk dan layanan, serta kekuatan pada pengiriman yang cepat dan harga murah,” ulasnya.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved