Breaking News:

Penanganan Covid

PPKM Mikro Mulai Berjalan, Pengusaha Minta Dua Insentif ke Pemerintah

APPBI meminta dua insentif ke pemerintah seiring berjalannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

Tribunnews/Jeprima
Suasana sepi di pusat perbelanjaan Cibubur Junction, Jakarta Timur, Senin (22/3/2021). Pemerintah belum memutuskan untuk melarang atau membatasi jam operasional mal selama bulan Ramadan. Meski demikian, pengelola mal wajib mematuhi protokol kesehatan (prokes) karena Indonesia masih berada di masa pandemi Covid-19. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) meminta dua insentif ke pemerintah seiring berjalannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

"Ada dua jenis insentif yang diperlukan oleh pusat perbelanjaan. Pertama adalah untuk mendongkrak penjualan, dan yang kedua untuk meringankan beban pelaku usaha," kata Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja saat dihubungi, Selasa (22/6/2021).

Baca juga: Sri Sultan HB X Putuskan Jogja Tak Jadi Lockdown, Sebut Tak Kuat Biayai Semua Rakyat DIY

Menurutnya, pembebasan sementara atas pajak-pajak terkait dengan penjualan, diharapkan dapat meningkatkan penjualan yang sudah lebih dari setahun ini dalam kondisi berat.

"Lalu, penghapusan sementara pajak-pajak bersifat final yang selama ini masih tetap harus dibayar meski kondisi usaha tutup ataupun dibatasi, tentunya dapat meringankan pelaku usaha yang sudah dalam kondisi terpuruk sejak wabah Covid-19 masuk ke Indonesia tahun lalu," ujarnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Diminta Pertimbangkan Usulan Lockdown Akhir Pekan

Dengan kedua jenis insentif tersebut, kata Alphonzus, para pengusaha yang ada di pusat perbelanjaan dapat mendongkrak penjualan, dan bisa selamat dari dampak pandemi.

"Pusat perbelanjaan juga berharap pemerintah dapat memberikan subsidi atas upah pekerja sebesar 50 persen yang disalurkan langsung kepada para pekerja, melalui BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Diketahui PPKM Mikro mulai berjalan mulai hari ini 22 Juni hingga 5 Juli 2021.

Dalam PPKM Mikro, pusat perbelajaan seperti mall hanya boleh beroperasi hingga pukul 20.00 WIB, dengan jumlah pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas.

Pengetatan Kegiatan Masyarakat Mulai Berlaku Besok Hingga 5 Juli, Ini Rinciannya

Halaman
1234
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved