Breaking News:

Semester I 2021, Defisit APBN Capai Rp 283,2 Triliun

Kementerian Keuangan menyatakan, realisasi defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) per semester I 2021 mencapai Rp 283,2 triliun.

TRIBUNNEWS.COM/HO
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Keuangan menyatakan, realisasi defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) per semester I 2021 mencapai Rp 283,2 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan realisasi tersebut masih sesuai dengan proyeksi target defisit di 2021 sebesar Rp 1.006,4 triliun.

Baca juga: Siap-siap, Buruh Akan Dapat Bantuan Subsidi Upah Lagi

"Tahun ini sesuai UU APBN, total defisit diperkirakan Rp 1.006,4 triliun atau 5,7 persen dari PDB (produk domestik produk). Sampai semester I, realisasi defisit 1,72 persen dari PDB," ujarnya saat konferensi pers APBN Kita, Rabu (21/7/2021).

Sri Mulyani menjelaskan, pemerintah mengumpulkan pendapatan negara di semester I sebanyak Rp 886,9 triliun atau 50,9 persen dari target APBN 2021 sebesar Rp 1.743,6 triliun.

Baca juga: Kemenkeu Minta BPKH Maksimalkan Nilai Manfaat Setoran Dana Haji

"Pendapatan negara semua hijau, naik 9,1 persen. Tahun lalu di Juni alami kontraksi, maka ini kenaikan sangat solid, tahun lalu negatif 9,7 persen, tahun ini positif 9,1 persen," katanya.

Sementara, belanja negara di semester I sudah terealisasi Rp 1.170 triliun dari Rp 2.750 triliun yang pemerintah anggarkan di 2021.

Baca juga: Ibas Minta Kemenkeu Temukan Terobosan Terkait Kebijakan Pajak

"Realisasi ini 42,5 persen dari total belanja, kita pakai untuk dongkrak ekonomi terutama di semesrer I atau tumbuh 9,4 persen. Kita sudah belanja meningkat 3 kali dari pertumbuhan tahun lalu yang hanya 3,4 persen," pungkas Sri Mulyani.

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved