Breaking News:

Kemenperin Sebut Industri Elektronika Pasok AC dan Kipas Angin ke Fasilitas Kesehatan

Penanganan Covid-19 di Indonesia perlu dukungan dari banyak pihak, tidak hanya pemerintah, namun juga dari sektor industri.

dok Kemenperin
Aktivitas pekerja dalam proses produksi di PT. Panasonic Manufacturing Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penanganan Covid-19 di Indonesia perlu dukungan dari banyak pihak, tidak hanya pemerintah, namun juga dari sektor industri.

Berbagai fasilitas kesehatan pun perlu dukungan untuk menyediakan penanganan yang tepat dan nyaman bagi pasien positif Covid-19.

Baca juga: Kemenperin Sebut Utilisasi Industri Mamin Ini Capai 89 Persen Saat Pandemi

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier, menyampaikan selama masa pandemi, terjadi peningkatan kapasitas produksi elektronika untuk pendukung fasilitas kesehatan.

Baca juga: Periksa Penerapan IOMKI, Kemenperin Cek Langsung Operasional Industri Mamin

"Hal ini misalnya terlihat dari lonjakan permintaan terhadap produk AC dan kipas angin. Kondisi seperti ini tentunya memerlukan dukungan maksimal dari industri elektronika dalam negeri untuk dapat memenuhi permintaan tersebut dalam waktu yang relatif singkat," tutur Taufiek, Senin (2/8/2021).

Contohnya adalah PT Panasonic Manufacturing Indonesia, yang telah memasok produk AC dan kipas angin untuk memenuhi kebutuhan di Wisma Atlet, RS Pasar Rumput, Asrama Haji, Rusun di Semarang, serta RS Darurat Covid-19 di Medan dan Padang.

Baca juga: Sembilan Jurus Kemenperin Perkuat Industri Material

Perusahaan ini juga akan memasok produk AC dan kipas angin di RS Modular Covid-19 di Tanjung Duren, Nagrak Cilincing dan Solo.

"Kami menyuplai AC dan kipas angin yang diproduksi di dalam negeri dengan nilai TKDN yang tinggi, bahkan ada yang sudah mencapai 40 persen," kata Vice President PT Panasonic Manufacturing Indonesia Daniel Suhardiman.

Pada masa pandemi saat ini, kecepatan pasok merupakan hal yang sangat penting mengingat kebutuhan tersebut sifatnya darurat dan harus selesai dalam waktu yang singkat.

"Jadi, kami harus siap dalam memenuhi permintaan tersebut sampai memberikan dukungan instalasi dalam waktu yang sangat singkat," terang Daniel.

Halaman
12
Penulis: Lita febriani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved