Breaking News:

AP I Akan Sulap Lahan Bekas Bandara Selaparang Lombok Menjadi Automotive Sports Parks

PT Angkasa Pura I (Persero) melakukan optimalisasi aset atau lahan idle di Bandara Selaparang, Lombok menjadi Automotive Sports

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM/APFIA
Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) melakukan optimalisasi aset atau lahan idle di Bandara Selaparang, Lombok menjadi Automotive Sports Parks.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi menjelaskan, optimalisasi lahan yang tidak digunakan lagi di Bandara Selaparang, Lombok ini sebagai strategi perusahaan dalam memperluas portofolio dan potensi pendapatan.

Menurut Faik, lahan bekas Bandara Selaparang seluas 58,18 hektar ini akan dikembangkan menjadi community parks atau sport parks.

Baca juga: 485.200 Dosis Vaksin Covid 19 yang Akan Didistribusikan di Wilayah Papua Tiba di Bandara Sentani

"Nantinya lahan tersebut, akan menjadi tempat untuk menyelenggarakan berbagai event otomotif baik itu roda dua maupun roda empat dengan memanfaatkan bekas landasan pacu pesawat sepanjang 2.100 meter," kata Faik, Senin (16/8/2021).

Optimalisasi lahan bekas Bandara Selaparang ini, lanjut Faik, sejalan dengan pengembangan wilayah Mandalika sebagai sport tourism center.

"Sehingga dengan adanya lahan yang dijadikan community parks atau sport parks, membuat Lombok memiliki sarana pendukung sports tourism yang lengkap," ujar Faik.

Baca juga: 485.200 Dosis Vaksin Covid 19 yang Akan Didistribusikan di Wilayah Papua Tiba di Bandara Sentani

Faik juga mengatakan, pemanfaatan lahan bekas Bandara Selaparang Lombok juga seiring dengan inisiatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang akan mengembangkan automotive sports tourism di Indonesia.

"Nantinya pada lahan ini akan diselenggarakan berbagai event otomotif tingkat nasional, baik roda dua maupun roda empat," ujar Faik.

Salah satu event yang dapat digelar di lahan seluas 58,18 hektar ini diantaranya vent racing roda dua seperti bike drag kelas di bawah 200cc, bike drag kelas motor listrik, kelas superbike dan roda empat seperti drag race, drifting car, dan sprint rally.

"Optimalisasi lahan ini, dilakukan dengan mendorong peran anak perusahaan Angkasa Pura Property sebagai pengembang utama yang akan berkolaborasi dengan mitra strategis," ucap Faik.

Menurut Faik, pengumuman rencana kerja sama dengan calon mitra strategis akan dilakukan pada 14 September 2021 mendatang di mana pendaftaran seleksi bagi calon mitra yang berminat berpartisipasi dibuka pada 14 September hingga 14 Oktober 2021.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved