Breaking News:

Yenny Wahid Pesan Cucu Perusahaan Garuda Indonesia Segera Direstrukturisasi  

Yenny berpesan agar seluruh entitas usaha perusahaan plat merah menjadi streamlining atau menjadi ramping

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Eks Komisaris Independen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Yenny Wahid saat diskusi bersama redaksi Tribunnews.com, Senin (16/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Komisaris Independen Garuda Indonesia Yenny Wahid menyampaikan pesan agar cucu-cucu perusahaan direstrukturisasi.

Menurutnya, cucu perusahaan Garuda Indonesia tidak memberikan profit bahkan cenderung tidak jelas model bisnisnya.

"Memang harus direstrukturisasi karena tidak bisa jalan juga. Jadi harus disubsidi terus ini kan tidak boleh.

Nah maka itu perlu direstrukturisasi. Ini harus jelas direksi sekarang harus melakukan perampingan usaha lalu aset-aset yang tidak ada kaitannya diserahkan kembali ke Kementerian BUMN untuk jadi tambahan modal bagi Garuda," ucap Yenny kepada Tribun, Senin (16/8/2021).

Ia berpesan hal ini dilakukan agar seluruh entitas usaha perusahaan plat merah menjadi streamlining atau menjadi ramping.

Ke depan, menurut Yenny, Garuda Indonesia wajib merefocusing bisnis kargo mengingat tingginya demand di masa pandemi Covid-19.

"Sekarang karena pandemi orang fokus kirim-kirim barang. Ini lucrative jadi punya potensi besar.

Baca juga: Tolak Anggapan Posisi Komisaris Garuda karena Bumper Politik, Yenny Wahid : Saya Profesional 

Sekarang sudah naik dari target kita. Kita genjot betul kargo. Ke depan akan ada pesawat penumpang yang diubah khusus untuk kargo," tutur putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini.

Sebelumnya, polemik cucu perusahaan Garuda Indonesia ramai diutarakan Menteri BUMN Erick Thohir.

Menteri BUMN saat itu tergelitik saat menemukan anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan nama yang aneh, yakni PT Garuda Tauberes Indonesia. 

“Buat saya menggelitik ada cucu namanya Garuda Tau Beres Indonesia. Saya juga baru tahu,” ucap Erick kala itu.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved