Breaking News:

Pasar Modal Himpun Dana Rp 136,9 Triliun, Meningkat 199 Persen

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, penghimpunan dana di pasar modal hingga 24 Agustus 2021 telah mencapai nilai Rp 136,9 triliun

Editor: Adi Suhendi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, penghimpunan dana di pasar modal hingga 24 Agustus 2021 telah mencapai nilai Rp 136,9 triliun.

Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan, angka tersebut meningkat 199 persen dari periode yang sama tahun lalu, dengan terdapat 28 emiten baru yang melakukan initial public offering (IPO).

"Selain itu, masih terdapat penawaran umum yang masih dalam proses dari 92 emiten dengan nilai nominal sebesar Rp 50,6 triliun," ujarnya melalui siaran pers, Kamis (26/8/2021).

Di tengah peningkatan tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dari 1 Agustus hingga 20 Agustus 2021 tercatat di level 6.031 atau melemah 0,6 persen.

"Aliran dana nonresiden (asing) tercatat masuk sebesar Rp 2,4 triliun," kata Anto.

Baca juga: Pemanfaatan Platform Digital Dinilai Dapat Membantu Kebangkitan Pasar Tradisional

Dia menambahkan, OJK secara berkelanjutan melakukan asesmen terhadap sektor jasa keuangan dan perekonomian.

"Tujuannya yakni untuk menjaga momentum percepatan pemulihan ekonomi nasional serta terus memperkuat sinergi dengan para stakeholder dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan," katanya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved