Breaking News:

522 Orang di Panasonic Jepang Ternyata Ilegal Kualifikasi Insinyur Manajemen Konstruksi

Panasonic mengumumkan resmi pada tanggal 31 Agustus 2021 bahwa total 522 orang di  dalam  perusahaan grup Panasonic secara ilegal memperoleh kualifika

Richard Susilo
Logo Panasonic dalam sebuah pameran elektronika di Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Panasonic mengumumkan resmi pada tanggal 31 Agustus 2021 bahwa total 522 orang di  dalam  perusahaan grup Panasonic secara ilegal memperoleh kualifikasi nasional untuk insinyur manajemen konstruksi.

Ada kurangnya pengalaman kerja yang diperlukan untuk memenuhi syarat untuk ujian.

Pada bulan November tahun lalu, dua anak perusahaan mengumumkan bahwa beberapa karyawannya dicurigai melakukan penipuan, dan mengumumkan pada tanggal 31 Agustus hasil investigasi oleh komite pihak ketiga yang dibentuk.

Hal itu adalah kualifikasi seorang insinyur manajemen konstruksi dan seorang insinyur pengawas yang ditemukan ternyata diperoleh secara ilegal.

Panasonic menemukan adanya kasus penipuan kualifikasi serupa pada tahun 2006, dan 219 orang telah memperolehnya.

Penipuan serupa juga ditemukan di Daiwa House Industry dan Seibu Holdings (HD).

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved