Breaking News:

Destinasi Wisata Bersiap Buka, Menparekraf Soroti Pantai Pangandaran

Sandiaga Uno, mengungkapkan saat ini sudah ada 20 tempat wisata yang sudah diujicobakan untuk buka dan akan dilakukan evaluasi per-minggu.

Lita Febriani/Tribunnews.com
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, di Kantor Kemenparekraf, Jakarta, Selasa (14/9/2021) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyebaran dan penularan virus Corona terus ditekan untuk mengembalikan aktivitas masyarakat dan ekonomi.

Berbagai kebijakan diterbitkan pemerintah, seperti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali.

PPKM telah diterapkan hampir tiga bulan di Jawa dan Bali, langkah ini terbukti efektif menekan penyebaran Covid-19 dengan turunnya level pembatasan di berbagai daerah.

Baca juga: Daftar Harta Kekayaan 34 Menteri Jokowi dan Perbandingan dari Tahun ke Tahun, Sandiaga Paling Tajir

Melihat hal ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, mengungkapkan saat ini sudah ada 20 tempat wisata yang sudah diujicobakan untuk buka dan akan dilakukan evaluasi per-minggu.

"Kemarin kita menyoroti Pantai Pangandaran kembali, ternyata kepatuhan dari pengelola maupun pengunjung belum optimal. Jadi belajar dari kasus Pantai Pangandaran, apalagi kalau kita lihat wisatawan yang datang ke sana banyak dari luar daerah, maka kita harus lakukan pengetatan dengan ganjil genap, sehingga kita pastikan termonitor dengan baik," tutur Sandi di Kantor Kemenparekraf, Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Menparekraf Ingin Desa Wisata Mulai Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Jika level PPKM terus menurun, Menparekraf berencana memperluas uji coba pembukaan destinasi wisata, diantaranya Guci di Jawa Tengah.

"Kalau angka ini terus menunjukkan perbaikan, kita akan tambah 20 destinasi wisata ini termasuk dari Guci di Jawa Tengah," jelasnya.

Baca juga: Kawasan Rekreasi TMII Mulai Dibuka Pada 17 September, Anak di Bawah 12 tahun Dilarang Masuk

Sementara itu, sektor hiburan seperti bioskop di daerah dengan level PPKM 3 dan 2 sudah dapat beroperasi kembali dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Menparekraf menekankan, bagi bioskop yang akan buka harus tetap menerapkan standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety dan Environment Sustainability), namun dengan penambahan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

"Jadi kita ujicobakan bioskop buka untuk daerah dengan PPKM level 3 dan 2 dengan kepatuhan terhadap panduan yang telah diberikan dan berkoordinasi dengan satgas Covid-19. Saya sendiri nanti akan meninjau secara langsung di bioskop-bioskop yang sudah diuji coba untuk buka," ungkap Sandi.

Penulis: Lita febriani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved