Breaking News:

PLN Siap Pasok Setrum untuk Pabrik Sel Baterai Mobil Listrik Hyundai-LG di Karawang

PLN telah melakukan pembahasan perjanjian kerja sama dengan KNIC yang menjadi lokasi pabrik HKML Battery Indonesia.

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Choirul Arifin
dok.
Presiden Jokowi di acara ground breaking pembangunan pabrik sel baterai kendaraan listrik PT HKML Battery Indonesia, di Karawang, Jawa Barat, Kamis (16/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PLN (Persero) siap menyediakan pasokan daya listrik ke pabrik sel baterai kendaraan listrik yang saat ini dibangun PT HKML Battery Indonesia, di Karawang, Jawa Barat.

"Untuk mendukung agenda investasi jangka panjang HKML  Battery Indonesia yang akan dimulai pembangunan tahap pertama pada September 2021 dan akan beroperasi di tahun 2022, PLN siap untuk memenuhi kebutuhan listriknya," ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam keterangannya, (16/9/2021).

Zulkifli menyatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah gardu induk dan telah melakukan pembahasan perjanjian kerja sama dengan Kawasan Industri Karawang New Industy City (KNIC), yang menjadi lokasi pabrik HKML Battery Indonesia.

"PLN siap memenuhi kebutuhan lain terkait kelistrikan untuk calon tenant di KNIC khususnya contohnya green energy, layanan fasilitas ekstra, multimedia, dan kebutuhan lainnya," ujarnya.

Baca juga: Pabrik Sel Baterai di Karawang Siap Pasok Komponen Kendaraan Listrik Hyundai dan Kia

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan komitmen Indonesia mendukung pengembangan ekosistem industri baterai dan kendaraan listrik.

Presiden berpesan hilirisasi industri baterai dan mobil listrik dapat dibangun dengan kolaborasi dengan melibatkan perusahaan besar dan BUMN serta pengusaha mikro dan menengah.

Baca juga: Pabrik Sel Baterai Kendaraan Listrik Hyundai-LG Energy Mulai Berproduksi Awal 2024

"Hilirisasi industri nikel, akan meningkatkan nilai tambah bijih nikel.Jika menjadi baterai, nilai tambah meningkat 6 sampai 7 kali lipat, kalau jadi mobil listrik bisa menjadi 11 kali lipat," papar Presiden.

Hilirisasi industri nikel akan menjadi modal untuk Indonesia bersaing di kancah global karena Indonesia memiliki 24 persen cadangan nikel di dunia yang merupakan mineral penting dalam bahan baku pengembangan kendaraan listrik.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved