Breaking News:

PLN Rampungkan Infrastruktur Kelistrikan SKTT 150 kV Plumpang-Kandang Sapi

General Manager PLN UIP JBB Ratnasari Sjamsuddin menjelaskan pemberian tegangan ini akan semakin memperkuat sistem kelistrikan terutama di ibukota.

IST
General Manager PLN UIP JBB Ratnasari Sjamsuddin. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) menjaga keandalan pasokan daya listrik khususnya di wilayah DKI Jakarta. 

Hal ini diwujudkan dengan berhasilnya pemberian tegangan (energize) atas proyek Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) Plumpang Sirkit 2 serta Bay Line Plumpang No. 2 pada GIS 150 kV Kandang Sapi extension di Semper Barat, Jakarta Utara.

General Manager PLN UIP JBB Ratnasari Sjamsuddin menjelaskan pemberian tegangan ini akan semakin memperkuat sistem kelistrikan terutama di ibukota negara Indonesia.

“SKTT 150 kV Plumpang – Kandang Sapi akan meningkatkan kapasitas dan keandalan penyaluran jalur backbone sub sistem Tanjung Priok – Bekasi,” ujar Ratnasari dalam keterangannya, Minggu (19/9/2021).

Baca juga: PLN Tambah Pasokan Listrik untuk Industri Bahan Baku Tekstil

Pembangunan SKTT 150 kV Plumpang – Kandang Sapi dibangun dengan total investasi sebesar Rp 367 miliar.

Ratnasari juga menambahkan pembangunan infrastruktur kelistrikan ini penting untuk menggantikan jalur transmisi eksisting yang akan ditingkatkan dayanya menjadi 500 kV. 

“Pembangunan ini merupakan bagian dari proyek prioritas PLN UIP JBB karena berfungsi untuk menggantikan jalur transmisi SUTT 150 kV Plumpang – Kandang Sapi yang akan dibongkar dan akan dibangun tower yang baru sebagai bagian dari jalur SUTET 500 kV Priok – Muara Tawar,” imbuhnya.

Baca juga: Sukses Berdayakan Masyarakat, PLN Raih 6 Penghargaan Nusantara CSR Awards 2021

SKTT yang diproyeksikan bisa beroperasi secara optimal di tahun 2021 ini berhasil energize sesuai dengan target.

“Hal ini dikarenakan kebutuhan akan listrik yang kian bertambah dari waktu ke waktu, terlebih di ibukota Jakarta sehingga ketersediaan listrik harus tercukupi secara optimal,” pungkas Ratnasari.
--

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved