Breaking News:

PT Angkasa Pura I Catat Jumlah Pergerakan Penumpang Agustus 2021 Mencapai 1.035.527 Orang

Trafik penumpang pada periode Agustus 2021 di 15 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I mencapai 1.035.527 orang.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Dewi Agustina
Surya/Ahmad Zaimul Haq
PT Angkasa Pura I (Persero) melakukan simulasi penggunaan alat deteksi Covid-19, GeNose C19 di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (25/3/2021). Uji coba kepada 150 orang karyawan Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Juanda dan komunitas bandara di lobby Gedung Terminal Baru, di sisi timur Terminal 1 itu sebagai persiapan penggunaan GeNose C19 yang rencananya akan mulai diterapkan pada 1 April mendatang. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat trafik penumpang pada periode Agustus 2021 di 15 bandara yang dikelolanya mencapai 1.035.527 orang.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi menyebutkan, angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 10 persen jika dibandingkan dengan trafik penumpang pada Juli 2021 lalu.

"Jumlah penumpang secara keseluruhan pada Juli 2021, hanya mencapai 939.620 orang dan pada Agustus 2021 meningkat 10 persen menjadi 1.035.527 orang," ucap Faik, Minggu (19/9/2021).

Kemudian untuk pergerakan pesawat pada Agustus 2021, mencapai 16.192 pergerakan atau tumbuh 0,1 persen dibandingkan Juli 2021.

"Kemudian trafik penerbangan kargo yang tumbuh 4,4 persen pada Agustus 2021 menjadi 31.943.593 kg dari 30.589.833 kg pada Juli 2021," kata Faik.

Baca juga: Penumpang yang Baru Tiba dari Luar Negeri Wajib Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta

Faik menjelaskan, Kebijakan PPKM Darurat yang diberlakukan sejak awal hingga akhir Juli 2021 yang dilanjutkan dengan kebijakan PPKM Level 3 dan 4 selama Agustus-September 2021, membuat trafik penerbangan turun drastis.

"Penurunan trafik penerbangan ini juga merupakan salah satu indikator keberhasilan kebijakan PPKM Darurat dan Level 3 dan 4 yang diikuti dengan penurunan jumlah kasus Covid-19," ucap Faik.

Meski begitu, Faik berharap, bahwa nantinya kekebalan komunitas atau herd immunity lekas terwujud seiring dengan masifnya program vaksinasi Covid-19.

"Dengan terbentuknya herd immunity, maka masyarakat dapat melakukan mobilitas dan perjalanan udara dengan rasa aman dan nyaman.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved