Breaking News:

Pelajar SMA/SMK Ditantang Belajar Bisnis Digital, 4 Bulan Beroperasi Bukukan Pendapatan Rp 110 Juta

Program ini memfasilitasi pengembangan keterampilan berwirausaha bagi pelajar SMA/SMK melalui usaha mikro yang mereka kelola secara mandiri.

dok.
Pelajar SMAN 34 Jakarta memaparkan kinerja dari bisnis mereka, Qreate Student Company, dalam kegiatan Regional Student Company Competition 2021 yang diselenggarakan virtual oleh Prestasi Junior Indonesia bersama Citi Indonesia, AIG Indonesia, dan Marsh Indonesia, Sabtu (25/9/2021). 

Banyak pembeli datang dari luar wilayah domisili mereka, seperti Yogyakarta, Kediri, hingga Pontianak. Untuk memberikan pengalaman berkesan bagi pelanggan saat menyulam, Covarsi SC juga melengkapi produk mereka dengan portal khusus berisi video tutorial, daftar putar lagu, dan layanan cepat konsumen.

Co-Founder & Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia (PJI), Robert Gardiner menjelaskan, pengusaha muda perlu dilatih untuk peka terhadap perubahan perilaku konsumen dan dinamika pasar agar dapat mengembangkan strategi jitu dalam menjangkau target pasar.

Selamat empat bulan beroperasi, kelima belas usaha mikro yang dikelola pelajar ini terbukti berhasil memperoleh total pendapatan bisnis mencapai 110 juta rupiah dengan mengandalkan pemasaran digital.

Dia mengatakan, melalui program ini, para pelajar tidak hanya memperoleh pengalaman pertama berwirausaha tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 yang sangat dibutuhkan, seperti berpikir kritis dan pemecahan masalah yang kompleks, komunikasi, kolaborasi, serta kreativitas.

"Kami berharap upaya berkelanjutan ini dapat terus menjadi wadah lahirnya wirausaha muda baru Indonesia sekaligus mengakselerasi peralihan UMKM ke era digital,” ujarnya.

Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia, Puni A. Anjungsari mengungkapkan, pihaknya bersama PJI telah memberdayakan generasi muda untuk berwirausaha sejak tujuh tahun lalu dengan nilai investasi lebih dari Rp 18 miliar yang diberikan lewat skema hibah.

"Melalui hibah yang kami berikan, para siswa tidak hanya dilatih untuk berpikir kreatif dan inovatif dalam mengembangkan ide bisnis, namun juga dibina untuk mampu bersikap adaptif dan responsif dalam menghadapi tantangan, terutama dalam menghadapi kondisi disruptif seperti pandemi ini," ujarnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved