Breaking News:

BGR Terapkan Digitalisasi Jaga Roda Bisnis di Tengah Pandemi

Predikat yang dicapai BGR Logistics tidak terlepas atas atas kinerja sepanjang 2020 yang mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19 dengan laba bersih

Freepik.com/via Tribun Medan
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bhanda Ghara Reksa (BGR Logistics) memperoleh predikat kinerja sangat bagus ke 1 dengan skor 93,54 untuk rating BUMN jasa pergudangan pada acara Rating BUMN & Rating Industri Keuangan dan Perbankan Syariah 2021 oleh majalah Infobank.

Predikat yang dicapai BGR Logistics tidak terlepas atas atas kinerja sepanjang 2020 yang mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19 dengan laba bersih Rp 75 miliar.

Diretur Utama BGR Logistics M. Kuncoro Wibowo mengatakan, pandemi Covid-19 membuat seluruh sektor bisnis di Indonesia terdampak, termasuk sektor logistik.

"Tidak sedikit sektor usaha yang merugi dan tidak sedikit juga perusahaan maupun bisnis yang terpaksa tutup, karena sudah tidak mampu lagi menjalankan bisnisnya karena kondisi ini," ujar Kuncoro dalam keterangannya, Selasa (28/9/2021).

Baca juga: 5 Tahun Lagi, Indonesia Cuma Jadi Pasar Industri Game, 99.5 Persen Revenue Mengalir ke Luar Negeri

Menurutnya, hal ini merupakan tantangan besar perseroan untuk dapat menjaga eksistensi bisnis, dan tetap bertahan dimasa pandemi.

"Dengan digitalisasi bisnis proses di internal kami, membuat kami bisa menjalankan bisnis di tengah pandemi Covid-19," ucapnya.

Ia mencontohkan, perusahaan yang bergerak di sektor logistik, maka penting sekali untuk tetap dapat memberikan informasi yang dibutuhkan pelanggan secara realtime dan tepat.

"Hal itu dapat kami lakukan berkat digitalisasi yang kami lakukan. Pergerakan barang di gudang maupun di saat perjalanan dari hulu sampai hilir dapat termonitor dengan baik, ini poin penting bagi pelanggan," paparnya.

Baca juga: Menhub: Pertumbuhan Industri Logistik Picu Kemacetan di Jakarta

Selain itu, kata Kuncoro, perseroan telah memulai inovasi bisnis baru, yaitu aplikasi Warung Pangan yang diinisiasi Kementerian BUMN dan Kementerian Koperasi & UKM untuk membantu pelaku UMKM bertahan, dan nantinya untuk mendukung katahanan pangan di Indonesia.

"Dari sisi internal, perbaikan-perbaikan dan transformasi juga kami lakukan untuk mendukung bisnis kami," paparnya.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved