Breaking News:

Aturan Baru Naik Pesawat: Penumpang Wajib Tes PCR, Begini Tanggapan Industri Perhotelan

Adanya aturan baru PCR test sebagai syarat mutlak pelaku penerbangan akan menambah traveling cost masyarakat

Editor: Choirul Arifin
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Penumpang mengenakan masker saat tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu (26/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah kini memberlakukan aturan baru kepada masyarakat yang akan bepergian dengan pesawat udara selama masa perpanjangan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Salah satunya adalah syarat perjalanan udara domestik.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 di Wilayah Jawa dan Bali, syarat penerbangan domestik tidak lagi mengizinkan penggunaan tes rapid antigen.

Pelaku perjalanan penerbangan hanya diperbolehkan menggunakan tes RT-PCR.

Dalam aturan itu juga disebutkan, pelaku perjalanan wajib menunjukkan hasil tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Selain itu, pelaku perjalanan yang menggunakan pesawat juga wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama.

VAKSINASI GRATIS BAGI PENUMPANG PESAWAT GARUDA - Calon penumpang pesawat Garuda Indonesia, mengikuti vsksinasi gratis, di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Rabu (30/6/2021). PT Garuda Indonesia memfasilitasi kegiatan vaksinasi ini dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan vaksinasi dan mensukseskan program 1 juta vaksin per hari. WARTA KOTA/NUR ICHSAN
Calon penumpang pesawat Garuda Indonesia, mengikuti vaksinasi gratis, di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Rabu (30/6/2021). (WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN)

Pemerintah sudah mengumumkan memperpanjang pemberlakukan PPKM di wilayah Jawa-Bali mulai 19 Oktober-1 November 2021 dengan beberapa perubahan aturan yang diberlakukan.

Adita Irawati, Juru Bicara Kementerian Perhubungan mengatakan, selama ini syarat perjalanan penumpang dalam negeri dan internasional selalu merujuk pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid 19.

Baca juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 1 November, Berikut Aturan Baru pada Bioskop

"Saat ini Kementerian Perhubungan tengah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid 19 agar dapat diterbitkan Surat Edaran Satgas yang mengakomodir ketentuan baru tersebut," jelas Adita.

Baca juga: Syarat Penerbangan Internasional bagi WNA/WNI yang Memasuki Indonesia: Wajib Vaksin dan Tes PCR

Hingga saat ini Kemenhub masih merujuk pada SE Satgas Nomor 17 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Kontan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved