7 Cara untuk Mengubah Kebiasaan Boros, Salah Satunya Hindari Penggunaan Kartu Kredit

Gimana ya cara untuk mengubah kebiasaan boros agar bisa berhemat dan menabung? Yuk simak tips menghematnya berikut ini!

IST
Ilustrasi belanja online - Gimana ya cara untuk mengubah kebiasaan boros agar bisa berhemat dan menabung? Yuk simak tips menghematnya berikut ini! 

TRIBUNNEWS.COM - Berbelanja menjadi salah satu hal yang menyenangkan untuk dilakukan.

Tak hanya bagi kaum hawa, para pria pun banyak yang punya hobi berbelanja.

Untuk mencegak kebobolan pos pengeluaran, sebaiknya biasakan untuk bijak dalam mengatur keuangan.

Alih-alih bisa menabung, kebiasaan boros ini justru berpotensi menimbulkan masalah keuangan di masa depan.

Ilustrasi belanja kebutuhan rumah tangga.
Ilustrasi belanja kebutuhan rumah tangga.

Lalu, gimana ya cara untuk mengubah kebiasaan boros agar bisa berhemat dan menabung?

Yuk simak tips menghemat yang telah dirangkum Tribunnews berikut ini:

1. Buat Skala Prioritas

Untuk menerapkan hidup hemat, kamu bisa mulai dari membuat skala prioritas.

Bedakan antara kebutuhan dengan keingin untuk kebutuhan dan keinginan.

Kamu bisa buat skala prioritas untuk kebutuhan yang perlu dipenuhi setiap bulannya.

Pastikan untuk menaruh daftar-daftar kebutuhan di tingkatan yang paling atas.

Seperti belanja makanan bulanan, biaya transportasi, serta pembayaran utilitas lainnya.

Jika kebutuhan sudah terpenuhi, barulah kamu mulai menambahkan daftar keinginan di dalam skala prioritasmu.

2. Analisa Kebiasaan

Cobalah melakukan analisa kecil terhadap kebiasaanmu.

Nyatanya, nggak semua kegiatan belanja itu buruk lho.

Jangan terlalu keras pada diri sendiri, pikirkan hal-hal yang bisa membuatmu bahagia.

Barangkali kamu tipe orang yang senang hanya berjalan-jalan di mal saja.

Atau kamu tipe orang yang harus membeli sesuatu saat berjalan-jalan untuk menyenangkan hatimu?

ILUSTRASI belanja
ILUSTRASI belanja (fashionismyforte.com)

Dengan mengetahui hal seperti ini, maka kita bisa memperkecil lingkup kebiasaan belanja kita.

Bisa saja kita sebenarnya hanya butuh berjalan-jalan dan menikmati secangkir kopi sepulang kantor.

Artinya kita tidak perlu membawa serta kartu kredit dan kartu ATM yang bisa memicu kita untuk berbelanja lebih.

Terutama jika kita tidak dapat menahan diri untuk melakukannya.

3. Jadikan Rutinitas

Tiap orang punya cara tersendiri dalam mengelola keuangannya.

Apapun cara yang kamu pilih, selalu mengawasi tiap pengeluaran yang kita lakukan.

Luangkan waktu di akhir pekan untuk menghitung sekaligus mengawasi pos pengeluaranmu.

Cara ini membantu kita mengontrol keuangan untuk berhemat.

Lakukan sebagai rutin agar keuanganmu selalu sehat.

4. Maksimalkan Promo

Di era digital, berbagai kemudahan dalam berbelanja bisa kita nikmati.

Salah satunya dengan belanja melalui marketplace karena bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun.

Agar belanja online tetap hemat, maksimalkan promo yang tersedia.

Maksimalkan fitur promo terutama untuk barang yang ada dalam daftar keinginan dan kebutuhanmu.

Dengan begitu, kamu bisa memenuhi keiinginan dengan harga terjangkau.

Makin hemat lagi belanja di Tokopedia.

Ilustrasi belanja produk dari Tokopedia.
Ilustrasi belanja produk dari Tokopedia. (gettyimages)

Para pelanggan setia Tokopedia pastinya sudah tak asing dengan TokoPoints.

Kini, TokoPoints telah beralih jadi GoPay Coins.

Meski berubah nama, namun keuntungannya jauh lebih banyak.

Coins Tokopedia ini bisa kamu manfaatkan untuk belanja.

Cara mengaktifkan dan menggunakannya mudah.

Yuk, segera aktifkan GoPay Coins-mu dan nikmati berbagai keuntungannya!

5. Hindari Penggunaan Kartu Kredit

Ilustrasi kartu kredit
Ilustrasi kartu kredit (Bank BRI)

Penggunaan kartu kredit bisa jadi boomerang jika tidak dimanfaatkan dengan bijak.

Sebagian orang mungkin bisa menggunakan kartu kredit tanpa memperbanyak utang atau menghabiskan terlalu banyak.

Tapi tak sedikit pula yang melakukan sebaliknya, karena mereka tidak disiplin dalam menahan keinginannya.

Salah satu cara untuk menghindari utang kartu kredit yang terlalu berlebihan adalah dengan membayar segala hal dengan uang tunai.

Bila perlu, bawalah uang tunai seperlunya.

Dari situ, kamu harus belajar menggunakan uang yang dimiliki untuk setiap kategori dengan bijak sampai akhir bulan.

Strategi ampuh membuatmu lebih disiplin dan bijak dalam berbelanja.

6. Terapkan Hidup Minimalis

Jika sudah terbiasa dengan membuat skala prioritas terhadap kebutuhan dan keinginan, tahapan selanjutnya adalah mengubah gaya hidup.

Agar tetap hemat, coba tenerapkan gaya hidup minimalis.

Gaya hidup yang mementingkan tentang pemenuhan kebutuhan ini dapat membantu pola pikirmu.

Dengan cara ini seseorang bisa lebih cermat saat berbelanja.

Pola pikir cermat dalam berbelanja merupakan salah satu keuntungan dengan menerapkan gaya hidup minimalis.

7. Cari Dukungan Moral

Apabila kamu menghadapi masalah keuangan yang tak kunjung membaik, maka ada baiknya kita mendatangi orang terpercaya atau ahli keuangan untuk mencari jalan keluarnya.

Dengan begitu kita bisa mendapatkan solusi dan juga dukungan untuk bisa menjalankan keuangan yang lebih baik lagi.

Selain itu, bertemanlah dengan orang-orang yang memiliki gaya hidup dekat atau sama denganmu.

Jangan sampai gara-gara berteman dengan kumpulan pemboros kamu jadi terbawa kebiasaan mereka.

Saling dukung dan memahami gaya hidup seseorang akan membuat kehidupanmu lebih mudah.

(Tribunnews.com/ Dipta)

Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved