Breaking News:

ILO: Pekerja Perempuan Lebih Banyak Kehilangan Pekerjaan di Masa Pandemi

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun menekankan adanya kesenjangan antara bagaimana perempuan lebih terdampak krisis dibandingkan dengan laki-laki. 

Penulis: Reynas Abdila
istimewa/shutterstock
Ilustrasi PHK akibat Covid-19. ILO Catat Pekerja Perempuan Lebih Banyak Kehilangan Pekerjaan di Masa Pandemi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Organisasi Buruh Internasional (International Labor Organization/ILO) mencatat kaum perempuan lebih banyak kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19 dibandingkan dengan laki-laki. 

Sekitar 5 persen perempuan pada 2020 kehilangan pekerjaan atau jam kerja dikurangi, sedangkan laki-laki hanya 3,9 persen.

Pengamat Ketenagakerjaan dari Universitas Indonesia (UI) Aloysius Uwiyono menilai, pandemi memang sangat berdampak pada tenaga kerja.

“Semuanya terkena, ada yang dikurangi upahnya, ada yang kena PHK, dan ada yang kena skorsing,” ujarnya, seperti dikutip Rabu (10/11/2021).
  
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun menekankan adanya kesenjangan antara bagaimana perempuan lebih terdampak krisis dibandingkan dengan laki-laki. 

World Economic Forum bahkan memperkirakan kesenjangan gender ini makin lebar karena pandemi Covid-19 berdampak pada sektor-sektor yang sebagian besar mempekerjakan perempuan.

Selama pandemi Covid-19, banyak perusahaan di Indonesia khususnya sektor padat karya yang melakukan efisiensi tenaga kerja agar dapat terus bertahan. 

Salah satu industri padat karya yang terkena dampak pandemi adalah industri hasil tembakau (IHT) yang banyak mempekerjakan perempuan sebagai pelinting sigaret kretek tangan (SKT).

Baca juga: Organisasi Buruh Internasional: Kaum Perempuan Lebih Rentan Hilang Pekerjaan Selama Pandemi

Adapun, para buruh pelinting di SKT ini mayoritas perempuan dengan pendidikan yang terbatas.

“Kalau perusahaan berkurang penerimaannya akibat pandemi, perusahaan tidak dapat membayar pekerjanya,” ujar Aloysius.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved