Breaking News:

Waspadai, Serangan Siber Bakal Jadi Salah Satu Musuh Utama Perbankan

Tata kelola dan manajemen risiko teknologi informasinya (TI) perbankan harus terus diperkuat seiring perubahan waktu.

Editor: Hendra Gunawan
Foto McAfee Blog
Ilustrasi hackers (peretas) internet. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Tata kelola dan manajemen risiko teknologi informasinya (TI) perbankan harus terus diperkuat seiring perubahan waktu.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut saat ini perbankan telah melakukan transformasi menuju digital banking.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK, Teguh Supangkat, ada tantangan yang perlu diantisipasi perbankan seperti perlindungan dan pertukaran data nasabah, risiko kebocoran data nasabah terkait dengan fraud.

Juga kemungkinan ketidaksesuian investasi teknologi dengan strategi bisnisnya.

Baca juga: DPK Perbankan Tumbuh 9,6 Peren Menjadi Rp 6.979,8 Triliun, Ini Penyokongnya

“Risiko serangan siber menjadi salah satu risiko utama yang perlu diwaspadai dan dimitigasi oleh perbankan di era digital, mengingat perkembangan digitalisasi di perbankan meningkatkan timbulnya risiko keamanan siber bagi bank,” kata Teguh secara virtual pada Senin (29/11/2021).

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, OJK telah mengeluarkan roadmap pengembangan perbankan Indonesia sampai dengan 2025 yang menjadi acuan dalam kebijakan dan pengaturan ke depan.

OJK akan mendorong perbankan untuk terus memperkuat terkait dengan tata kelola dan manajemen risiko TI (teknologi informasi).

"Kemudian mengadopsi teknologi terkini, kemudian melakukan kerjasama terkait TI dan mengimplementasikan advance digital banking,” papar dia.

Baca juga: Covid-19 Menurun, Biaya Kredit Perbankan di Indonesia Juga Turut Melandai

Bank Indonesia (BI) juga memiliki cara tersendiri dari segi pengamanan data digital setiap nasabah yang ada di sistem pembayaran nasional.

Salah satu caranya adalah dengan melakukan komunikasi intens dengan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) dan Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran (PIP).

Halaman
123
Sumber: Kontan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved