Breaking News:

Atasi Krisis Air Bersih, Shopee Gandeng Kodam IX Udayana Bangun Pompa di Desa-Desa Bali

Shopee menggandeng Komando Daerah Militer (Kodam) IX UDAYANA berinisiasi membangun pompa air untuk 5 desa di Bali.

Penulis: Yulis
Editor: Choirul Arifin
IST
Atasi Krisis Air Bersih, Shopee Gandeng Kodam IX Udayana Bangun Pompa di Desa-Desa Bali 

TRIBUNNEWS.COM - Pulau Bali memang terkenal akan pesona alam dan kekayaan budayanya yang siap memukau wisatawan Nusantara hingga mancanegara.

Bahkan, di tengah pandemi yang membatasi kesempatan masyarakat untuk bepergian, Bali menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak dirindukan.

Namun, siapa sangka ternyata dibalik keindahan Pulau Dewata yang menjadi destinasi wisata favorit wisatawan, masih terdapat warga Bali di beberapa wilayah yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan akses air bersih.

Beberapa desa yang mengalami kekurangan air bersih di antaranya Desa Wanagiri, Desa Rendang, Penglumbaran, Tampaksiring serta Desa Tembeling yang berlokasi di Kecamatan Rendang-Karang Asem, Kecamatan Susut-Bangli, Kecamatan Tampaksiring-Gianyar dan Kecamatan Nusa Penida-Klungkung.

Setiap warga di daerah tersebut memiliki tantangan tersendiri dalam mengakses air bersih untuk memenuhi kebutuhan air sehari hari.

Pembangunan pompa air bersih1
ISTIMEWA

Nyoman Widiada, salah satu tokoh masyarakat Desa Wanagiri mengaku bahwa kondisi desanya kerap kali kekurangan air bersih karena sulitnya akses menjangkau air bersih.

Nyoman menjelaskan, warga Desa Wanagiri tinggal di daerah pegunungan dengan ketinggian 1200 meter dari permukaan laut, sehingga untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Desa Wanagiri harus memanfaatkan air dari Danau Buyan.

“Airnya kita tarik dengan mesin lempar, ini dilakukan baik secara mandiri dan berkelompok dengan biaya masing-masing untuk membeli mesin pompa dan bensin untuk menjalankannya. Mesin pompanya pun, hanya bisa menarik air sejauh 400 meter,” jelas Nyoman.

Baca juga: Beragam Promo Online dan Offline di ShopeePay 12.12 Birthday Deals, Jangan Sampai Ketinggalan!

Nyoman menceritakan, untuk mendapatkan air bersih, warga Desa Wanagiri harus naik-turun gunung dengan kemiringan 80 derajat hanya untuk mendapatkan air bersih dari mesin pompa yang digunakan untuk minum, memenuhi kebutuhan rumah tangga seperti mandi dan memasak, serta kebutuhan warga yang bekerja sebagai petani dan peternak.

Namun, karena jarak tempuh yang terlalu jauh dan medan berat, masyarakat akhirnya rela untuk membeli air galon setiap harinya dengan harga 12 ribu rupiah demi memenuhi kebutuhan air mereka.

Baca juga: Hadir di Yogyakarta, ShopeePay Semangat UMKM Lokal Dorong Kebangkitan Bisnis Lokal

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved