Breaking News:

Jawab Kebutuhan SDM di Era Industri 4.0, Transnational Education Beri Gelar Ganda dari Dua Negara

Indonesia adalah salah satu negara prioritas yang mendapat dukungan dari Pemerintah Inggris untuk mengembangkan kerja sama pendidikan.

Editor: Sanusi
ist
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Era revolusi industri 4.0 dan persaingan global menuntut sumber daya manusia yang mumpuni. Bukan hanya memiliki keunggulan kompetitif, kreatif, dan inovatif, tapi individu yang mahir dengan teknologi menjadi sebuah keniscayaan.

Kompetensi seperti ini tentu saja membutuhkan studi komprehensif dari kampus di dalam dan luar negeri.

Program double degree atau joint degree menjadi solusi untuk menjawab kebutuhan tersebut. Saat ini, kesempatan untuk meraih gelar ganda atau gelar bersama dari universitas-universitas di dunia yang bekerja sama dengan kampus dalam negeri semakin terbuka lebar.

Baca juga: Inggris dan Israel Sepakat Cegah Iran Memperoleh Senjata Nuklir

Salah satunya adalah program Transnational Education (TNE), yang menjembatani mahasiswa Indonesia untuk bisa berkuliah di kampus-kampus bergengsi di Inggris dengan gelar ganda atau gelar bersama.
Program tersebut menjadi jawaban atas tingginya jumlah calon mahasiswa dalam negeri yang menginginkan Pendidikan berstandar kualitas internasional.

Program Transnational Education (TNE) merupakan bagian dari kampanye ‘Education is Great’ yang digagas pemerintah Inggris untuk mendukung agenda edukasi global.

Menurut Deputy Trade Commissioner for Asia Pacific (SouthEast Asia), Sam Meiyers, Indonesia adalah salah satu negara prioritas yang mendapat dukungan dari Pemerintah Inggris untuk mengembangkan kerja sama pendidikan.

Baca juga: Bamsoet: Pendidikan Karakter Bangsa dan Wawasan Kebangsaan Bagian Penting Program Pembangunan Bangsa

“Melalui Transnational Education, pemerintah Inggris membuka kerja sama antara universitas-universitas terbaik kami dengan Indonesia, menyediakan sarana pendidikan tinggi berkualitas yang telah diakui dunia,” kata dia dalam keterangannya, Selasa (30/11/2021).

Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2019 mencatat jumlah perguruan tinggi di Indonesia sebanyak 4621, yang terdiri dari 633 universitas, 238 institut, 2.501 sekolah tinggi, 909 akademi, 36 akademi komunitas, dan 304 politeknik.

Tapi, dari jumlah tersebut, menurut QS World University Rangkings 2022 yang dilakukan Quacquarelli Symonds, hanya ada empat univertitas Indonesia yang masuk dalam daftar 500 perguruan tinggi terbaik di dunia.

Baca juga: Menteri Nadiem Apresiasi Program Pemerataan Pendidikan di Pelosok Tanah Air

Dibandingkan negara tetangga, skala program Transnational Education (TNE) di Indonesia terbilang masih kecil. Posisi berada di peringkat ke enam. Karena situasi pandemi Covid-19 belum berakhir, program ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar di rumah secara daring. Tapi, kualitas pembelajarannya tidak menurun.

Halaman
12
Sumber: Kontan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved