AirAsia Group Bidik Dana Segar dari Rights Issue

CEO AirAsia Group Tony Fernandes mengatakan, pencapaian ini memberikan suntikan yang kuat guna mendukung strategi penggalangan dana Group secara kesel

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Muhammad Zulfikar
ist
AirAsia Group Bidik Dana Segar dari Rights Issue 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - AirAsia Group Berhad (AAGB) mengumumkan akan menyelesaikan penggalangan dana senilai 974,5 juta ringgit Malaysia, melalui renounceable rights issue untuk pemegang saham sebelumnya dengan pencatatan RCUIDS dan Waran.

CEO AirAsia Group Tony Fernandes mengatakan, pencapaian ini memberikan suntikan yang kuat guna mendukung strategi penggalangan dana Group secara keseluruhan.

"Setelah dua tahun yang paling menantang dalam sejarah penerbangan komersial, kami akhirnya mencapai titik terang," kata Tony, Rabu (29/12/2021).

Baca juga: AirAsia Indonesia Kembali Membuka 9 Rute Penerbangan Domestik Mulai Desember

Tony juga menjelaskan, AAGB berhasil menghadapi pandemi dengan merestrukturisasi meluncurkan kembali dan kini berada dalam posisi yang lebih kuat untuk pulih lebih cepat.

"Right Issue yang diumumkan hari ini adalah komponen kunci dari strategi penggalangan dana kami secara keseluruhan untuk mendukung penguatan bisnis perjalanan udara kami di kawasan Asean pada tahun 2022," ucap Tony.

"Kami memanfaatkan momen penghentian sementara penerbangan untuk meninjau setiap aspek operasi maskapai kami, dengan berfokus pada strategi pengendalian biaya dan mengoptimalkan jaringan serta armada kami," lanjutnya.

Kemudian, lanjut Tony, AAGB telah bertransformasi menjadi penyedia layanan perjalanan dan gaya hidup digital yang tidak hanya bergantung pada tiket pesawat saja.

"Tetapi AAGB juga menyediakan model bisnis yang lebih kokoh dan tangguh di masa mendatang. Asean adalah wilayah di mana kami memiliki pijakan terkuat dengan akses ke lebih dari 700 juta pelanggan," ucap Tony.

Baca juga: Genjot Pendapatan, Tony Fernandes Angkat Mantan Petinggi Adidas Jadi COO AirAsia

AAGB saat ini, lanjut Tony, Selama 18 bulan terakhir telah meluncurkan banyak lini bisnis baru untuk memenuhi permintaan konsumen terhadap ekonomi digital yang sedang berkembang.

"AAGB juga kini menjadi perusahaan investasi dengan portofolio bisnis perjalanan dan gaya hidup komprehensif yang memanfaatkan teknologi untuk memberikan nilai terbaik dengan biaya terendah, didukung oleh data yang kuat," ujar Tony.

Bisnis fintech AAGB, ungkap Tony, yaitu BigPay berhasil menggalang dana hingga 100 juta dolar Amerika Serikat dari SK Group sambil terus mentransformasi interkonektivitas fintech di kawasan ini dengan mendemokratisasi layanan keuangan, menawarkan aksesibilitas dan inklusivitas untuk mendukung usaha perseorangan, UMKM, dan bisnis baru dengan landasan kebijakan yang lebih adil bagi semua kalangan.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved